Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

4 Nyawa Pria di Prabumulih Melayang Gara-gara Punya Istri Doyan Selingkuh

Polisi pun kerap tak memproses kasus perselingkuhan dengan berbagai alasan, mulai tidak adanya unsur pidana maupun sulitnya menemukan barang bukti. 

Tribun Pekanbaru/Instagram.com
ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Selingkuh acap kali dipandang sebagai masalah sepele yang hanya diselesaikan oleh keluarga atau tingkat RT. 

Polisi pun kerap tak memproses kasus perselingkuhan dengan berbagai alasan, mulai tidak adanya unsur pidana maupun sulitnya menemukan barang bukti. 

Jika terbukti, para pelaku perselingkuhan pun hanya dihukum ringan. 

Hal itu yang membuat peselingkuhan di Indonesia marak terjadi.

Namun nyatanya, kasus yang kerap diangap sepele seperti api dalam sekam.

Kasus tersebut bagaikan bom waktu yang bisa meledak kapan saja dengan dampak yang luar biasa.

Polisi membuka catatan kriminal sepanjang tahun 2020 yang mengungkapkan sebanyak empat orang warga Prabumulih tewas mengenaskan akibat kasus perselingkuhan.

Kasus pertama terjadi pada Selasa (19/5/2020) sekira pukul 16.00.

Korbannya adalah Junaidi alias Robert (65) warga M Iskandar Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara dan Amin alias Anang Gondrong (45) warga Jalan Bima Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih.

Peristiwa pembunuhan ini dilatarbelakangi cemburu, dimana Robert cemburu istri sirinya bernama Robecka melakukan perselingkuhan dengan pelaku bernama Randi Saputra alias Rani alias Giduk bin ahadi (34).

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Agung Aditya saat menunjukan tiga pelaku kasus pembunuhan ketika rilis perkara di Mapolres Prabumulih, Selasa (26/5/2020)
Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Agung Aditya saat menunjukan tiga pelaku kasus pembunuhan ketika rilis perkara di Mapolres Prabumulih, Selasa (26/5/2020) (Tribun Sumsel)

Randi Saputra lalu ribut dan melakukan aksi perkelahian dengan Robert dibantu Anang.

Kesal dengan hal itu lalu Randi memanggil dua kakaknya dan menghabisi Robert serta Anang bersama dua kakak kandungnya Akibsah bin ahadi (43) dan Rusman alias Sorang bin ahadi (45) tinggal di Jalan taman murni Kelurahan Gunung ibul barat Kecamatan Prabumulih timur.

Ketiga bersaudara diringkus petugas di tempat persembunyiannya, sebuah pondok di desa Sukaraja Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Pali, Senen (25/5/2020).

Kejadian kedua pada Jumat (11/9/2020) sekira pukul 18.30.

Arman Sagita (28) warga Jalan Arimbi Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur dibunuh suami siri sang istri yakni Harun Roni (30) yang merupakan warga Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved