Breaking News:

Aquaponik Berpanel Surya Jadi Inovasi Terbaru Pertamina dan Warga Tanjung Palas Dumai

Pertamina kembali berinovasi dalam penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility-nya.

istimewa
Pertamina bersama Kelompok Nelayan Tuna di Kelurahan Tanjung Palas Dumai membuat aquaponik berpanel surya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pertamina kembali berinovasi dalam penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility-nya.

Kali ini, Pertamina bersama Kelompok Nelayan Tuna di Kelurahan Tanjung Palas Dumai membuat aquaponik berpanel surya. 

Aquaponik merupakan salah satu sistem pertanian yang mengombinasikan akuakultur atau pemeliharaan hewan air dengan hidroponik atau budidaya tumbuhan dengan media air.

Sistem aquaponik biasanya dipilih sebagai bentuk pemanfaatan lahan yang terbatas. 

Namun untuk mengadopsi sistem ini diperlukan tenaga listrik yang cukup banyak terkait penggunaan pompa untuk sirkulasi air. Hal inilah yang coba diatasi Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai dengan pemanfaat tenaga panas matahari melalui pengaplikasian panel surya. 

Unit Manager Communication Relations & CSR RU II, Brasto Galih Nugroho, menyebutkan bahwa sebagai unit usaha yang bertugas untuk mengolah BBM bagi pemenuhan energi nasional, RU II Dumai mencoba mengadaptasi dalam penyediaan energi listrik bagi pengairan aquaponik tersebut.

"Pengaplikasian panel surya dimaksudkan agar aquaponik yang dibuat lebih hemat energi dan biaya," jelasnya. 

Bantuan RU II Dumai terkait aquaponik ini melingkupi pengadaan perlengkapan instalasi aquaponik, media tanam, bibit serta panel surya. Selain itu, RU II Dumai juga memberikan pelatihan terkait pengaplikasian aquaponik. 

Pelatihan aquaponik dilaksanakan bekerjasama dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan Kota Dumai pada Senin (7/12/2020).

Pelatihan dan penyerahan perlengkapan aquaponik dihadiri oleh Perwakilan Pertamina RU II Dumai, Bambang Imawan, Ketua Tim Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Nur Arkham, dan Kelompok Nelayan Tuna Kelurahan Tanjung Palas, Hasyim. 

Nur Arkham menyampaikan apresiasinya atas program CSR yang dijalankan Pertamina. "Harapannya semoga kawasan ini bisa menjadi kampung minapolitan terpadu dan tujuan wisata edukasi budidaya perikanan masyarakat Kota Dumai," ucapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Hasyim tidak lupa menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina atas program yang sedang berjalan. "Semoga apa yang telah diberikan Pertamina kepada kami dapat membuahkan hasil," jelasnya. 

Pertamina sendiri, lanjut Brasto, memiliki program untuk menciptakan kampung minapolitan di Kota Dumai sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

"Semoga program ini bisa berjalan dengan baik dan dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat," tutup Brasto. (adv)

Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved