Breaking News:

Hasil Pilkada Dumai

Soal Ada Paslon yang Menggugat ke MK Terkait Rekapitulasi Hasil Pilkada Dumai, Ini Kata KPU Dumai 

Komisi pemilihan umum (KPU) Dumai, telah merampungkan pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pilkada Kota Dumai 2020, hingga Rabu

UNSPLASH.COM @bill_oxford
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Komisi pemilihan umum (KPU) Dumai, telah merampungkan pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pilkada Kota Dumai 2020, hingga Rabu (16/12/2020) dini hari.

Proses rekapitulasi KPU Dumai, di mulai sejak Selasa (15/12/2020) siang dan baru tuntas pada Rabu (16/12/2020) dini hari di gedung Sri Bunga Tanjung.

Ketua KPU Dumai, Darwis melalui Komisioner KPU Kota Dumai, Edi Indra mengatakan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kota Dumai telah selesai, pada Rabu dini hari. ‎

Dirinya mengatakan, setelah selesai pleno rekapitulasi perhitungan suara‎, maka pihaknya masih menunggu apakah ada gugatan dari Paslon di Mahkamah Konstitusi (MK) atau tidak.

"Hingga saat ini, Minggu (20/12/2020), tidak ada informasi ada Paslon di kota Dumai, yang akan menggugat ke MK. Jadi belum ada," katanya, Minggu (20/12/2020)m

Ia mengatakan jika memang tidak ada gugatan, setelah mendapatkan surat pemberitahuan dari MK selanjutnya akan di jadwalkan penetapan Wali Kota Dumai dan Wakil Wali Kota Dumai terpilih.

"Untuk penetapan itu, lima hari setelah kita mendapatkan surat dari MK bahwa Dumai tidak ada gugatan. Sehingga untuk tahap selanjutnya, kita akan melakukan penetapan Walikota dan Wakil walikota terpilih Dumai," terangnya,

Tingkat partisipasi pemilih di Kota Dumai, diketahui ada sekitar 63,8 persen dari daftar pemilih yang terdaftar.

Memang angka ini masih jauh dari target yang di tetapkan sekitar 77,5 persen.

Ia menjelaskan salah satu menjadi faktor menurunnya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suara yakni faktor Pendemi Covid-19.

"Memang, saya melihat ada kekhawatiran masyarakat. Padahal kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat pencoblosan," pungkasnya.

Sebelumnya, dari hasil rekapitulasi diketahui, paslon nomor urut 03 Paisal-Amris mendapatkan suara terbanyak yakni 50.692 suara (39,5 persen), kemudian di susul paslon nomor urut 02 Eko Suharjo-Syarifah 41.338 suara (32,2 persen),

Selanjutnya paslon 04 Edi Sepen-Zainal Abidin 20.129 (15,8 persen) dan paslon nomor urut 01 Hendri Sandra-Rizal Akbar meraih 16.110 suara (12,6 persen).

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved