Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan Rapid Test Antigen dengan Rapid Test Antibodi, Mana yang Akurat?

harga rapid test antigen ini memang lebih mahal ketimbang rapid test antibodi yang selama ini digunakan.

Editor: Muhammad Ridho
ISTIMEWA
Pelaksaaan Rapid test di beberapa titik di Kecamatan Mandau, Kamis (11/6) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Beberapa daerah di Indonesia kini menerapkan persyaratan hasil rapid test antigen untuk keluar masuk ke wilayahnya.

Salah satu yang mengawali peraturan ini yakni DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewajibkan seluruh masyarakat yang ingin keluar masuk Jakarta harus bebas corona dengan menunjukkan surat hasil pemeriksaan rapid test antigen. 

Dikutip pemberitaan Kontan.co.id, Kamis (17/12/2020), surat hasil pemeriksaan rapid test antigen ini berlaku bagi masyarakat yang menggunakan transportasi umum.

Persyaratan ini berlaku mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

Hingga kini, rapid test antigen masih menuai pro kontra.

Hal ini bukan lain karena biaya yang harus dikeluarkan.

Ya, harga rapid test antigen ini memang lebih mahal ketimbang rapid test antibodi yang selama ini digunakan.

Namun, di sisi lain, rapid test antigen dinilai lebih akurat.

Lantas, apa sebenarnya rapid test antigen itu? Apa bedanya dengan rapid test antibodi?

Simak perbedaannya berikut ini!

Rapid test antibodi

RAPID TEST - Panitia Pilkada Kepri di Tanjungpinang menjalani rapid test Covid-19 jelang pencoblosan suara
RAPID TEST - Panitia Pilkada Kepri di Tanjungpinang menjalani rapid test Covid-19 jelang pencoblosan suara (TRIBUNBATAM.ID)

Rapid test antibodi adalah tes untuk mendeteksi adanya antibodi dalam darah orang yang diyakini telah terinfeksi Covid-19.

Dirangkum dari laman WHO, antibodi diproduksi dalam beberapa hari hingga beberapa minggu setelah seseorang terinfeksi virus. 

Kuat atau lemahnya respon antibodi terhadap virus corona tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia, status gizi, tingkat keparahan penyakit, dan pengobatan atau infeksi tertentu seperti HIV yang menekan sistem kekebalan tubuh seseorang. 

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved