Jumat, 29 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

PENGAKUAN Warga yang Melihat Bentuk Hewan yang Selama Ini Meneror, Ternyata Lebih Mirip Ini

ADa pengakuan yang mengjutkan dari warga setelah melihat hewan yang selama ini teror warga. Ternyata lebih mirip ini

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
istimewa
ilustrasi tak terkait berita 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Hewan liar yang disebut-sebut seperti anjing sudah ditembak mati sebanyak enam ekor.

Hewan tersebutlah yang bertanggungjawab atas matinya beberapa hewan ternak warga.

Namun ada pengakuan yang mengejutkan dari warga terkiat hewan yang menyeruoai anjing yang ditembak mati itu.

Ternyata ciri-ciri anjing yang ditembak bebrbeda dengan anjing pada umumnya.

Baca juga: MISTERIUS, Belasan Hewan Ternak Mati dengan Kondisi yang Mengenaskan, Begini Kesaksian Warga

Baca juga: Kematian Misterius Hewan Ternak, Warga Melihat Sosok Aneh yang Menghisap Darah Kambing

Lalu seperti apa bentuknya

Enam ekor ajag yang diduga selama ini menjadi penyebab matinya puluhan ekor kambing milik warga berhasil ditembak dan kini sudah dikubur warga.

“Ajag itu semacam anjing liar dan berbeda dengan anjing kampung pada umumnya, “ kata Kepala Desa Cipondok, Rudiyanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (18/12/2020).

Perbedaan menonjol pada hewan pemangsa kambing milik warga itu diketahui dari postur dan beberapa bagian dalam perawakan hewan yang tertembak tersebut.

“Dari daun telinga saja, kalau anjing kampung itu ngaplek kebawah,” katanya.

Kemudian untuk bagian kaki, kata orang nomor satu di desa tersebut mengatakan, kaki ajag ini malah persis hyena.

“Kakinya terlihat tidak sama tinggi dari ke-empatnya. Bagian kaki depan ini lebih tinggi dari belakangan dan bagian muka ajag lebih lancip daripada anjing kampung biasanya,” ungkapnya.

Semasa perburuan hewan pemangsa kambing milik warga, kata Rudiyanto, tim pemburu tersebut menginap di rumah warga.

“Sempat nginep selama dua malam di rumah warga,” katanya.

Hal itu berlangsung saat lakukan observasi kawasan hutan yang menjadi sarang ajag tersebut.

“Hingga kemarin, perburuan menghasilkan sebanyak enam ekor ajag, itu terjadi dalam tiga hari kebelakangan,” ujarnya.

Baca juga: Teror Buaya, Warga Dibikin Resah, Kerap Santap Hewan Ternak dan Juga Muncul di Sekolah

Baca juga: Bupati Sampai Buat Sayembara untuk Ungkap Misteri Matinya Hewan Ternak di Tapanuli Utara, Ternyata

Meski demikina, kata Rudiyanto, pemerintah senantiasa menginagatkan kepada warga untuk tetap waspada.

“Apalagi hewan pemangsa itu, saat di pergoki di lingkungan hutan. Ajag ini tidak langsung pergi begitu saja, melainkan ajag ini melakukan sorotan seolah mau nyerang begitu,” ujarnya.

Diburu dan Ditembak

Dalam dua hari, Tim Perbakin bersama warga di Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan berhasil memburu ajag alias anjing hutan yang menjadi hewan pemangsa kambing warga sekitar.

"Proses perburuan terhadap anjing liar sebagai pemangsa puluhan ternak warga di Kecamatan Cibingbin telah berlangsung dua hari," kata Kapolsek Cibingbin Iptu Asep Alamsah mewakili Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik kepada Wartawan, Minggu (27/12/2020).

Asep mengatakan, perburuan sejak Sabtu (26/12/2020) dan Minggu (27/12/2020).

"Tim pemburu gabungan dari anggota TNI Kodim 0615/Kuningan, Polres Kuningan, Perbakin, BPBD, Pemerintah Kecamatan, dan Desa sekitar, dibantu warga, telah berhasil menembak 6 ekor anjing liar," kata Asep.

Tim berhasil menembak dua ekor anjing liar di hutan sekitar Desa Cipondok dan Desa Ciangir.

"Sebelumnya bareng warga telah menembak empat ekor. Jadi totalnya ada enam ekor yang berhasil ditembak," kata Asep.

Baca juga: Hewan Ternak di Siborong-borong Taput Mati Misterius, Ini Dugaan Sementara Makhluk Pemangsanya

Baca juga: GEGER di Tapanuli, Hewan Ternak Mati Misterius di Kandang, Yang Diisap Hanya Darahnya Saja

Proses perburuan hari pertama, kata dia, sempat ada hambatan karena cuaca. "Namun Tim dan warga setempat berhasil membunuh 4 ekor anjing liar," ujarnya.

Masuk hari kedua dalam perburuan, kata Asep, proses perburuan yang dilakukan selama 4 jam, dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dari Perbakin berhasil menembak dua ekor anjing liar.

"Tadi sempat tidak konsen, karena masih banyak penduduk yang ingin melihat proses perburuan. Namun kita lebih waspada dan hati - hati saat berburu tadi," katanya.

Diberitakan sebelumnya diketahui ada 72 ekor kambing dan 1 ekor anak sapi milik warga di tiga desa di Kecamatan Cibingbin yang dimangsa ajag.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Hewan Pemangsa Puluhan Kambing Disebut Mirip Hyena, Tidak Mirip Anjing Umunya, Begini Cirinya

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved