Breaking News:

Kasus Narkoba di Inhil, 1 Oknum PNS Ikut Diamankan Bersama Residivis

Kasus Narkoba di Inhil, Sat Narkoba Polres Inhil berhasil mengamankan 6 orang warga atas tindak pidana Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi, Selasa

Polres Inhil
6 pelaku diamankan di Mapolres Inhil bersama barang bukti. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHANKasus Narkoba di Inhil, Sat Narkoba Polres Inhil berhasil mengamankan 6 orang warga atas tindak pidana Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi, Selasa (5/1/2021).

ENAM orang warga yang 3 di antaranya merupakan residivis kasus serupa dan 1 orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini diamankan di sebuah rumah di Jalan Baharudin Yusuf Tembilahan Kota.

Dari para pelaku Sat Narkoba Polres Inhil berhasil mengamankan 17 butir Pil Extacy warna merah, 8 paket sabu, 1 Unit timbangan digital dan uang tunai sebesar Rp. 680 ribu.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno menjelaskan, 6 tersangka yang berhasil diamankan antara lain, 3 orang residivis atas nama, SA (38), JU (47), SY (43), satu oknum PNS inisial EI (44) serta dua pelaku lainnya berinisial RAM (24) dan FI (24).

“Penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktifitas transaksi narkoba di rumah SA Jalan Baharudin Yusuf. Transaksi narkotika ini sudah meresahkan masyarakat yang diduga dilakukan residivis narkoba,” ungkap AKP Warno melalui keterangannya, Kamis (7/1).

Setelah mendapat informasi yang akurat, pimpinan KBO Narkoba bersama anggota melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap SA dan 5 pelaku lainnya disaksikan ketua RT dan warga setempat.

“Penggeledahan rumah. Penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 2 paket sabu dan 1 unit timbangan digital yang ditemukan di dalam kamar, 5 paket sabu ditemukan dilantai, 1 paket sabu ditemukan di samping lemari TV, alat hisap sabu tergeletak dilantai dan uang Tunai Rp. 680 ribu ditemukan disaku sebelah kiri SA," jelas AKP Warno.

Sementara itu dari pelaku JU disita 2 unit handphone serta 17 butir pil Extacy warna merah terbungkus plastik putih bening dan dibalut dengan bungkus permen didapati dari RAM.

Berdasarkan hasil interogasi, ditambahkan AKP Warno, diketahui bahwa sebanyak 5 paket sabu siap edar yang ditemukan oleh petugas diakui milik SA, 1 paket sabu milik JU dibeli dari SA, 2 paket sabu milik SY dan EI juga dibeli dari SA danbNarkotika jenis pil extacy sebanyak 17 butir yang ditemukan oleh petugas diakui milik RAM dan FI untuk digunakan dan diedarkan.

“Setelah melakukan penggeledahan para pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Inhil untuk diproses lebih lanjut. Untuk sabu total beratnya belum ditimbang,” pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved