Selasa, 19 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dugaan Keracunan MBG di Inhil

Diduga Keracunan MBG, Murid SD di Tembilahan Inhil Dilarikan ke IGD

Puluhan peserta didik SDN 032 Tembilahan menjalani perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan setelah diduga keracunan MBG.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Ariestia
Foto/Ist
DIDUGA KERACUNAN - Puluhan peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 032 Tembilahan tampak menjalani perawatan RSUD Puri Husada Jumat (22/8/2025) setelah diduga mengalami keracunan makanan usai kegiatan makan bersama Makanan Bergizi Gratis (MBG). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Suasana Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan mendadak panik dan tegang, Jumat (22/8/2025) malam. 

Puluhan peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 032 Tembilahan tampak menjalani perawatan.

Mereka diduga mengalami keracunan seusai kegiatan makan bersama Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Para siswa dilaporkan mengalami sakit perut, pusing dan muntah.

Didampingi wali dan orangtuanya, anak-anak langsung mendapatkan perawatan intensif dari petugas kesehatan. 

Makanan yang Disajikan Berbau dan Berlendir

Menurut seorang wali murid sang anak mengalami mual dan muntah setelah mengkonsumsi makanan yang diduga sudah tidak layak karena berbau.

“Soalnya tadi anak cerita katanya mie nya bau. Di kelas 2A laporan sementara ada 4 org yang mual sama muntah, saat di IGD ada juga anak kelas 2D,” ujar seorang wali murid kelas 2A.

Hal senada dikatakan oleh orangtua siswa lainnya, sang anak yang masuk sekolah pukul 13.00 WIB mengeluhkan menu mie kuning dan ayam yang sudah berbau dan berlendir.

“Hari ini saya tahu dari siswa dan para orangtua lainnya. Banyak anak tidak mau makan, tapi anak saya makan. Setelah pulang, dia muntah-muntah sampai tidak sadarkan diri, lalu saya bawa ke RSUD,” jelas Titin juga membawa anaknya untuk dirawat.

Baca juga: Baru 25 Persen Peserta Didik di Kota Pekanbaru Yang Terjangkau Program MBG

Diagnosa Awal Dokter, Anak-anak Alami Keracunan

Sementara itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr.Rahmat membenarkan peristiwa yang menimpa anak-anak sekolah tersebut.

Menurutnya saat ini pihaknya masih menangani sekitar 21 anak yang diduga keracunan makanan.

“Diagnosa awal menunjukan gejala keracunan makanan. Gejala yang tunjukan seperti mual, muntah dan pusing,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/8/2025).

Menurutnya sejumlah anak juga harus mendapatkan perawatan secara intensif meskipun sebagian anak sudah diperbolehkan pulang.

“Namun kondisi mereka belum sepenuhnya stabil sehingga tetap dalam pemantauan. Selain itu, beberapa siswa lainnya juga mendapat perawatan di RS 3M Tembilahan,” tambah Mantan Dirut RSUD Raja Musa Sungai Guntung ini. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved