Breaking News:

Vaksin Tiba 12 Januari di Tembilahan,38 Puskesmas dan 3 RSUD Bersiap

Vaksin Covid -19 buatan China ini diperkirakan pihak Dinas Kesehatan Inhil akan tiba di Tembilahan pada 12 Januari 2021

istimewa
Simulasi pelayanan vaksinasi covid 19 di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Jumat (8/1/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus bersiap menjelang kedatangan Vaksin Sinovac ke Kota Tembilahan.

Vaksin Covid -19 buatan China ini diperkirakan pihak Dinas Kesehatan Inhil akan tiba di Tembilahan pada 12 Januari 2021.

Selanjutnya vaksin akan di distribusikan melalui fasilitas kesehatan (faskes) yang masuk wilayah kerja Dinkes Inhil.

Yaitu sebanyak 30 puskesmas dan 3 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang menjadi penyelenggara vaksinasi.

Kepala Dinkes Kabupaten Inhil, dr Afrizal melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Ns Matzen menjelaskan, sebanyak 38 tenaga kesehatan (nakes) sudah dipersiapkan untuk membantu kelancaran proses vaksinasi tahap pertama.

Vaksinasi pertama akan diberikan kepada nakes yang digelar di faskes.

“Mungkin tanggal 14 Januari ini vaksinasi akan kita lakukan dulu secara simbolis,”ungkap Matzen kepada Tribunpekanbaru.com usai simulasi pelayanan vaksinasi covid 19 di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Jumat (8/1/2021).

“ Kita sudah menetapkan petugas vaksinasi, setiap faskes akan ada 1 dokter, 1 perawat dan 1 bidan sebagai tenaga khusus yang melakukan vaksinasi, selain petugas administrasi,”imbuhnya.

Selain faskes wilayah kerja Dinkes Inhil, menurut Matzen, beberapa klinik juga dipercaya sebagai penyelenggara vaksinasi.

Yaitu, Klinik Polres Inhil, klinik Kodim 0314/Inhil, kantor kesehatan pelabuhan dan klinik perusahaan yang mampu menjadi penyelenggara vaksinasi.

Matzen menambahkan, tidak hanya kesiapan nakes dan fasilitas faskes, beberapa penunjang lainnya.

Seperti jaringan internet juga harus dipersiapkan oleh faskes penyelenggara vaksinasi.

Oleh karena itu, Dinkes Inhil pun telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfopers) Kabupaten Inhil untuk membantu perihal jaringan dan keperluan lainnya.

“Perlu jaringan internet untuk faskes penyelenggara,” terangnya.

“ Kita sudah meminta bantuan jaringan untuk setiap faskes, untuk klinik boleh tidak melaksanakan vaksinasi kalau tidak mau dan tidak mampu melaksanakan, kalau puskesmas dan RSUD kita wajib menyelenggarakan,” imbuh Matzen.

( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved