Breaking News:

Penanganan Covid

Diskes Inhil Gelar Simulasi Layanan Vaksinasi Covid-19, 3679 Nakes Inhil dan Non Nakes Telah Terdata

Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil menggelar simulasi layanan vaksinasi sinovac covid 19 di Puskesmas Gajah Mada, Tembilahan

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/T Muhammad Fadhli
Seorang nakes mengikuti simulasi layanan vaksinasi covid 19 di Puskesmas Gajah Mada, Tembilahan, Jumat (8/1). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil menggelar simulasi layanan vaksinasi sinovac covid 19 di Puskesmas Gajah Mada, Tembilahan, Jumat (8/1).

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinkes Inhil Ns Matzen memantau langsung pelaksanaan simulasi yang juga di saksikan oleh pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Dalam simulasi ini di peragakan langkah demi langkah alur layanan vaksinasi di fasilitas kesehatan (faskes) penyelenggara.

Calon penerima vaksin wajib diukur suhu tubuhnya serta mencuci tangan sebelum masuk ke area vaksinasi.

Total terdapat 3 tahap yang harus dilalui oleh calon penerima vaksin, antara lain yaitu, pendaftaran, screening dan penyuntikan vaksin.

Setelah melalui 3 tahap ini, penerima vaksin akan langsung di observasi ditempat selama 15 – 30 menit untuk melihat efek yang terjadi pada penerima vaksin.

Jika penerima mengalami alergi dan keluhan lainnya setelah penyuntikan vaksin, petugas juga sudah mempersiapkan emergency kit sebagai pertolongan pertama.

Kabid Pelayanan kesehatan Dinkes Inhil Ns Matzen menjelaskan, terdapat 3 tahap vaksinasi yang akan dilakukan oleh Dinkes Inhil, pada tahap 1 pada bulan januari – april merupakan tahapan vaksinasi bagi nakes, tahap 2 vaksinasi bagi pelayanan publik yang bertugas di garda terdepan (TNI, Polri, Satgas covid 19 dan lainnya), tahap 3 vaksinasi bagi masyarakat.

“Kepada nakes yang masih produktif diimbau seluruhnya wajib mengikuti vaksinasi ini. Sudah kita sosialisasikan ini, nakes sebagai role model (contoh) masyarakat ke depan,” ujar Matzen usai simulasi vaksin di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum penyuntikan vaksin ini, antara lain, syarat usia 18 – 59 tahun, tidak memiliki penyakit bawaan (kormobid).

“Wajib bagi yang memenuhi kriteria untuk vaksinasi. Makamya nanti kita screening untuk mengetahui apakah bisa disuntikan vaksin,” tuturnya.

Untuk jumlah nakes yang akan di vaksinasi, di ungkapkan Matzen, berdasarkan data manual yang dihimpun Dinkes Inhil, terdapat 2887 nakes yang sudah terdaftar hingga 5 Januari 2021.

Selain nakes terdapat juga non nakes yang akan mengikuti vaksinasi sebanyak 792 petugas, sehingga total 3679 nakes dan non nakes yang terdata hingga tanggal tersebut.

Non nakes merupakan petugas yang juga bertugas di faskes, seperti, cleaning servis, petugas pembawa jenazah covid, supir ambulance dan lainnya yang bersentuhan langsung dalam penanganan covid 19 di lapangan.

“Kita pada dasarnya sudah melakukan persiapan dan sosialisasi di seluruh faskes bagi petugas dan nakes yang terlibat. Nakes yang terdaftar vaksinasi akan diarahkan melalui aplikasi untuk mengikuti proses layanan vaksinasi yang telah ditentukan,” pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved