Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Malaysia Resmi Darurat Nasional hingga 1 Agustus 2021,Ini Penyebabnya

Sultan Abdullah mengatakan darurat nasional Malaysia bertujuan menangani lonjakan kasus virus corona yang semakin melesat tinggi

Editor: Nurul Qomariah
foto/net
Raja Malaysia ke-16, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, didampingi Ratu Tunku Hajah Azizah Aminah MAimunah Iskandariah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MALAYSIA - Raja Malaysia Sultan Abdullah resmi mengumumkan keadaan darurat nasional pada Selasa (12/1/2021).

Kondisi darurat nasional Negeri Jiran itu akan berlangsung sampai 1 Agustus 2021 mendatang.

Sultan Abdullah mengatakan darurat nasional Malaysia bertujuan menangani lonjakan kasus virus corona yang semakin melesat tinggi.

Raja Malaysia menilai Covid-19 di Malaysia berada dalam tahap yang sangat kritis.

Sehingga dibutuhkan keadaan darurat nasional untuk menanggulanginya.

Seperti dilansir dari AFP, situasi Virus Corona di Malaysia sekarang, ranjang rumah sakit dan ruang ICU hampir penuh.

Tambahan kasus baru mencapai 2,000-an per hari dalam seminggu terakhir bahkan pernah mencapai 3.000, dan kasus aktifnya berjumlah 28.554.

Cuma sekitar 100 ranjang tersisa di rumah sakit dan pusat karantina, belum lagi ditambah musibah banjir yang menerjang sebagian wilayah Malaysia.

Meski akan berlangsung sampai 1 Agustus, status darurat nasional bisa dicabut lebih awal jika jumlah kasus baru virus corona di Malaysia melambat.

Namun di samping tujuan menangani virus corona, darurat nasional Malaysia ditengarai juga bermotif politik.

Sebab, deklarasi darurat nasional ini memungkinkan penangguhan parlemen dan agenda-agenda politik lainnya, saat pemerintahan Muhyiddin Yassin yang berusia 10 bulan terlihat semakin goyah.

Ada kemungkinan juga darurat nasional ini dapat memicu kritik bahwa PM Malaysia tersebut merusak demokrasi.

Pemilu Ditunda

Malaysia Memanas, Perdana Menteri Malaysia akan Bubarkan Parlemen dan Berlakukan Darurat Nasional. Foto: Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin (FAMER ROHENI / MALAYSIA'S DEPARTMENT OF INFORMATION / AFP)

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Selasa mengatakan, parlemen akan ditangguhkan dan pemilihan tidak akan diadakan di Negeri Jiran itu selama keadaan darurat, yang bisa berlangsung hingga 1 Agustus.

“Izinkan saya meyakinkan Anda, pemerintah akan terus berfungsi. Keadaan darurat yang diumumkan oleh raja bukanlah kudeta militer dan jam malam tidak akan diberlakukan,” kata Muhyiddin dalam upaya untuk menghilangkan kekhawatiran atas tindakan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved