Breaking News:

Diduga Diseret Buaya Saat Ambil Wudhu, Warga Pasaman Masih Dalam Pencarian Tim SAR

Disaksikan seorang security dan anak korban (4) , pria warga Pasaman yang sedang mengambil wudhu itu hilang diduga diseret buaya, Minggu (17/1/2021)

Editor: CandraDani
tribunpekanbaru
Ilustrasi buaya dan manusia 

Dijelaskannya, kalau dulu aliran sungai tersebut tidak ada terdapat buaya.

Namun, sejak air mulai keruh karena adanya masyarakat yang mengambil pasir sehingga muncul buaya.

"Dulu masyarakat ada mandi dan berenang di sungai, karena airnya jernih. Tapi sekarang airnya keruh, sedangkan biawak saja sudah tidak banyak di aliran sungai," katanya.

Bukan Kejadian Pertama

Minggu (13/12/2020) pagi lalu, seekor buaya kembali terlihat di aliran sungai di jembatan Simpang Empat Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Sabtu (12/12/2020) lalu, seekor buaya muncul dan menghebohkan warga sekitar.

"Kemarin terlihat lagi buaya pada pagi hari," kata Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Bungus Teluk Kabung, Syaffrudin, Senin (14/12/2020).

Syaffrudin menuturkan, buaya tersebut dilihat saat sedang berjemur di bawah jembatan.

Saat buaya berjemur, terlihat jelas.

Setelah itu buaya pun kembali ke air.

Bukan kali ini saja buaya muncul di Simpang Empat Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung

Dua pekan lalu warga sekitar lokasi juga sudah melihat buaya.

"Buayanya sudah besar dan diperkirakan panjangnya sekitar 4-5 meter di bawah jembatan saat sedang berjemur dekat lumpur di tepi sungai," kata Syaffruddin.

Syaffruddin menuturkan warga pernah melihat sekitar 6 ekor buaya di sekitar sungai.

Namun, pada hari ini hanya melihat seekor buaya yang sudah dewasa.

"Sebelumnya sudah pernah tertangkap buaya dengan ukuran kecil di aliran sungai itu juga, tapi arah ke bawahnya," katanya.

Dikatakan Syaffruddin, dulu aliran sungai tersebut tidak ada buaya.

Namun, sejak air mulai keruh karena adanya masyarakat yang mengambil pasir, barulah ditemukan buaya yang muncul.

"Dulu masyarakat ada mandi dan berenang di sungai, karena airnya jernih. Tapi sekarang airnya keruh, sedangkan biawak saja sudah tidak banyak di aliran sungai," katanya.

Ia menjelaskan, biasanya banyak terdapat biawak di aliran sungai dan badannya besar-besar.

"Saat ini tidak ada aktivitas di aliran sungai karena airnya sudah keruh,"katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Warga Pasaman Barat yang Diseret Buaya Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir ke Hilir Sungai, 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved