UPDATE Penembakan Pengusaha Haji Permata, Hari Ini Polda Riau Periksa Pejabat Bea Cukai,Siapa?
Setelah memeriksa saksi dari pihak rombongan Haji Permata dan masyarakat,penyidik kepolisian pada hari ini Kamis (21/1/2021)memeriksa petugas Bea Cuka
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
"Proyektil akan dianalisa oleh Laboratorium Forensik (Labfor) kita, proyektil itu berapa diameternya. (Laras panjang atau pendek) belum bisa dipastikan, nanti kita cek di Labfor," pungkasnya.
Ini Keterangan Versi Bea Cukai
Sementara itu, dari siaran pers yang diterima Tribunpekanbaru.com, diberitakan Satgas Patroli Laut Bea Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau dan Tembilahan, melakukan pengejaran terhadap terduga kapal penyelundup barang ilegal, Jumat (15/1/2021) kemarin.
Satgas patroli laut Bea Cukai, berdasarkan informasi intelijen yang diperoleh, berupaya menghentikan laju empat buah kapal high speed craft (HSC) bermesin 6 x 250 PK tanpa nama.
Dan satu buah kapal bermuatan orang banyak yang membawa barang diduga rokok selundupan di perairan Pulau Buluh, Provinsi Riau.
Ini bermula dari kecurigaan petugas atas adanya pergerakan empat HSC yang beriringan. Terlebih ciri-cirinya cocok dengan informasi intelijen yang diperoleh.
Petugas sudah melakukan pembuntutan sejak dari perairan Pulau Medang Lingga.
Namun, karena mereka menggunakan mesin dengan kapasitas di atas kelaziman, maka petugas tidak berhasil melakukan pencegatan.
“Sekitar pukul 09.30 WIB, kapal patroli Bea Cukai kembali mengidentifikasi keberadaan HSC yang membawa rokok ilegal di perairan Sungai Bela, Indragiri Hilir dari arah Kuala Lajau,” ungkap Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat.
“ Setelah meyakini, petugas memerintahkan HSC tersebut untuk berhenti namun tidak dipatuhi dan bahkan berusaha untuk menabrak kapal patroli petugas,”imbuhnya.
Mendapati keempat HSC tersebut melakukan perlawanan, petugas Bea Cukai mencoba memberikan peringatan melalui sirine dan perintah lisan melalui pengeras suara.
Namun HSC tersebut tidak memperdulikan peringatan petugas.
Kapal BC 10009 terus melakukan pengejaran terhadap HSC yang masuk ke arah Sungai Belah.
HSC itu bahkan melakukan manuver berbahaya.
“HSC tersebut berupaya menabrak kapal BC 10009, meskipun demikian Kapal BC 10009 tetap melakukan pengejaran hingga akhirnya anak buah kapal satu dari empat HSC tersebut kabur dengan cara melompat ke air,” ungkap Syarif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pemilik-hotel-oasis-batam-diinfo-ditembak-di-tengah-laut-bea-cukai-disebut-keluarga-lapor-polisi.jpg)