Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Berita

VIDEO: Kepala BC Tembilahan Diperiksa Polda Riau Terkait Tewasnya Haji Permata

Disebutkan Teddy, pihaknya dalam hal ini sudah mengamankan barang bukti berupa 5 buah proyektil diduga dari senjata api

Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Bea Cukai Tembilahan, Ari Wibowo menjalani proses pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Kamis (21/1/2021).

Ia diperiksa terkait dengan kasus penembakan yang dilakukan petugas Bea Cukai terhadap rombongan Haji Permata, di wilayah perairan Indragiri Hilir (Inhil), pada Jumat (15/1/2021) lalu.

Dimana dalam peristiwa ini, 2 orang meninggal dunia. Haji Permata tewas seketika di hari tersebut, sementara 1 orang lainnya bernama Bahar, meninggal dunia Selasa kemarin akibat luka tembak di kepala.

Dia datang ke Mapolda Riau di Jalan Pattimura sejak pagi hari, sekitar pukul 9.00 WIB atau 10.00 WIB.

Pada siang hari, sekitar pukul 11.30 WIB, ia sempat keluar dari Polda Riau untuk istirahat.

Ia kembali menjalani proses pemeriksaan, dan baru selesai sekitar pukul 21.35 WIB.

Saat keluar dari ruangan pemeriksaan, tampak Ari didampingi sejumlah orang dari pihak Bea Cukai.

Beberapa awak wartawan yang sudah menunggu di luar ruangan, mencoba untuk mewawancarai Ari Wibowo.

Ketika itu ia dan rombongan terus berjalan menuju mobil yang sudah menunggu.

"Pada prinsipnya, pemeriksaan berjalan lancar. Kami tentunya menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berlaku. Jadi kita tunggu seperti apa hasilnya," kata Ari Wibowo.

Ia mengaku, dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik.

Disinggung soal peristiwa penembakan yang dilakukan Bea Cukai terhadap rombongan Haji Permata, Ari hanya menanggapi santai.

"Kita kembalikan kepada proses hukum yang sedang berjalan" ungkapnya.

Namun saat proses wawancara sedang berlangsung, terjadi tindakan tak menyenangkan dari seorang pria berkacamata yang mengenakan batik.

Pria yang ikut rombongan Kepala BC Tembilahan tersebut mendorong wartawan yang sedang merekam gambar wawancara. Sehingga sempat terjadi ketegangan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved