Pura-pura Mengejar, Pria Ini Ternyata Otak Pelaku Perampokan Uang Setengah Miliar
Pura-pura ikut mengejar, ternyata pria ini otak pelaku perampokan uang setengah miliar. Sudah direncanakan sejak dua bulan
TRIBUNPEKANBARU.COM- Pura-pura mengejar, ternyata pria yang berinsial S ini adaah otak pelaku perampokan. Ia tidak bisa mengelak setelah rekan-rekannya yang lain diangkap polisi.
Bahkan satu pelaku langsung menujuk ke arah S mereka mengetahui kebiasan korban dan adanya dua tas berisia uang di dalam mobil korban setelah diberitahu oleh S.
Namun, bukannya mengaku, S malah tetap berkelit dengan mengatakan bahwa ia tidak terlibat dan saat peristiwa kebetulan datang ke lokasi karena akan masuk kerja.
Baca juga: Aksi Perampokan Sadis, Pemilik Ruko Disekap, Perampok juga Lakukan Pelecehan Seksual
Baca juga: DPO Perampokan Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Bakau Penuh Buaya, Makan Siput untuk Bertahan Hidup
Meski demikian, polisi tentu lebih jeli melihat ketelibatan S dalam perampokan uang senilai setengah miliar.
Begini kronologi lengkapnya
Otak pelaku aksi perampokan uang yang terekam CCTV di Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur ternyata orang dalam perusahaan.
Pelaku yang bekerja di perusahaan distributor gas itu ditangkap polisi di wilayah SPBU Ketileng Semarang pada Minggu (24/1/2021) malam.
Sewaktu kejadian, pelaku bernama Susanto (39) sempat berpura-pura mengejar para pelaku.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana mengatakan pelaku merupakan warga Gayamsari, Semarang.
"Diamankan di SPBU Ketileng tadi malam," kata Indra di lokasi perampokan, Jalan Krakatau VIII, Semarang Timur di sela pra rekonstruksi, Senin (25/1/2021).
Indra menjelaskan Susanto bekerja sebagai sopir di perusahaan dan berperan memeriksa aktivitas korban.
"Betul bahwa otak pelaku adalah inisial S diamankan tadi malam dan saat ini masih penyelidikan. Keterangan yang bersangkutan bahwa yang memberikan dan menggambar situasi orang yang ambil ataupun keseharian saksi (Teguh)," jelasnya.
Dalam pra rekonstruksi, Susanto datang menggunakan motor sesaat setelah para pelaku membawa kabur uang yang totalnya senilai Rp 563 juta di dalam tas.
Lantas, Susanto mengajak satu karyawan lain membonceng dan pura-pura mengejar.
"Ya (pura-pura mengejar), saat kami lihat (dalam pra rekonstruksi) dan dari keterangan, sempat datang dan memakai kendaraan, alasannya datang untuk bekerja. Datang ke TKP ada temannya ikut bonceng dan mengejar," jelasnya.
Baca juga: Korban Ditembak dan Uang Ratusan Juta Dirampas, Kejari Terima Pelimpahan Kasus Perampokan di Kampar
Baca juga: Oknum Anggota Dewan Penadah Hasil Perampokan 2 Oknum Polisi di Lampung Akhirnya Diringkus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pengedar-sabu-ditangkap-diborgol-diciduk-polisi-tahanan-tersangka-pelaku_20180912_160025.jpg)