Beginilah Penampakan Lokasi Jagal Kucing, Polisi Temukan Kepala Kucing dalam Karung
Beginilah penampakan lokasi pembunuhanan kucing. Polisi temukan kepala kucing di dalam karung. Bau amis dan busuk
TRIBUNPEKANBARU.COM- Heboh temuan kucing mati dan kepala ucing menjadikan lokasi pembunuhan hewan tersebut dalam penyelidikan polisi.
Warga sekitar ternyata sudah sering melihat hewan tersebut dibunuh dan dipotong. Namun idak ada yang bereaksi atas aksi tersebut.
Dilaporkan bahwa daging kucing dijual dan dikonsumsi sendiri oleh orang yang membantainya.
Lantas bagaiamana kondisi di lokasi pembantaian kucing? begini kelanjutannya
Media sosial dihebohkan dengan aksi pembantaian kucing di Medan.
Kucing tersebut dibunuh dan dikuliti, lalu dagingnya dijual dan dikonsumsi sendiri.
Praktik pembunuhan puluhan kucing terbongkar setelah kisah ini dibagikan akun Instagram @soniarizkikarai.
Pelaku jagal kucing diketahui tinggal di Jalan Tangguk Bongkar VII, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai.
Di lokasi depan rumah penjagal kucing tersebut, tampak darah berceceran yang masih segar.
Terdapat dua kepala kucing di dalam karung yang tepat berada di depan rumahnya.
Diketahui, hampir setiap hari ada pemotongan kucing.
"Sering di sini. Tiap hari. Motongnya di sini. Kucing kecil tak mau diambilnya. Jadi kepalanya dan isinya dibuang," ujar seorang warga, Henroy Panggabean ketika ditemui di lokasi pada Kamis siang.
Dia kemudian menunjukkan adanya usus yang mengambang di dalam parit.
Tidak diketahui usus tersebut apakah usus kucing atau hewan lainnya.
Hanya saja, di tempat tersebut dapat dengan mudah ditemukan cairan menyerupai darah berwarna merah kehitaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kasian-kucing-ini-dibakar-hidup-hidup-dan-dibuat-videonya-viral-lalu-dapat-kecaman.jpg)