Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penyakit Langka Gerogoti Tubuh Maulida, Badan Kurus, Perut dan Muka Membengkak, Butuh Bantuan

Penyakit langka gerogoti tubuh Maulida hingga membuat wajahnya membengkak dan ia tampak lahap memakan nasi bungkus yang ada di hadapannya

Penulis: johanes | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Penyakit Langka Gerogoti Tubuh Maulida, Badan Kurus, Perut dan Muka Membengkak, Butuh Bantuan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyakit langka gerogoti tubuh Maulida hingga membuat wajahnya membengkak dan ia tampak lahap memakan nasi bungkus yang ada di hadapannya, Kamis (04/02/2021).

Seorang laki-laki paruh baya dengan sabar menyuapkan ke mulutnya dan kemudian dikunyah hingga ditelahn hingga habis.

Perempuan bertubuh kurus itu duduk di atas ranjang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Kota Pekanbaru.

Sedangkan pria yang belakangan diketahui ayah kandungnya itu, berdiri di samping tempat tidur, memberikan makan dan minum kepada putrinya itu.

Setelah selesai lelaki itu tersenyum lebar melihat perkembangan kondisi anaknya.

"Hari ini Liza sudah mulai makan diberikan ayahnya.

Makannya cukup lahap. Habis dibuatnya. Sudah bisa duduk juga," kata Ketua Relawan Rumah Duafa Pelalawan, Dedi Azwandi saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Kamis (04/02/2021).

Wanita itu bernama Maulida yang akrap disapa Liza, saat ini usianya menginjak 21 tahun.

Ia menderita kelainan pada Ginjal nya yang dalam dunia medis dikenal dengan sindrom nefrotik.

Akibat tidak maksimalnya fungsi Ginjal, alhasil protein di tubuhnya rendah dan menghasilkan cairan yang banyak.

Penyakit itu menggerogoti tubuhnya hingga kurus, namun wajah dan bagian perutnya membengkak akibat cairan yang menumpuk.

Anak pertama dari pasangan Ahmad (45) dan Eliana (44) itu sudah hampir dua bulan terakhir merasakan sakit atas penyakit yang dideritanya.

Proses pengobatan yang dijalani juga tak kalah sakit yakni dengan menjalani operasi penyedotan cairan dari tubuhnya.

Hasilnya ada tiga liter cairan yang dikeluarkan dokter rumah sakit untuk menyembuhkan penyakitnya.

"Kemarin kita bawa ke RSUD Arifin Achmad dan menjalani operasi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved