Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jalan Desa Bencah Kelubi Rusak Parah,Sering Dilewati Truk Sawit,Pemprov Riau Beri Peringatan Begini

Jalan Desa Bencah Kelubi menuju Kota Batak adalah jalan desa yang cukup kecil, namun ruas jalan ini banyak dilewati truk besar pengangkut sawit

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Truk bertonase berat melintas di ruas jalan penghubung antara Desa Bencah Kelubi dengan daerah Kota Batak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengingatkan kepada seluruh perusahaan di Riau.

Khususnya perusahaan perkebunan dan bahan bakar minyak agar tidak lagi menggunakan kendaraan yang Over Dimension Over Loading (ODOL).

Peringatan ini disampaikan Pemprov Riau menyusul banyaknya perusahaan di Riau yang menggunakan kendaraan ODOL untuk mengangkut bahan baku maupun hasil produksinya.

Keberadaan truk ODOL ini cukup merasahkan masyarakat.

Sebab selain menyebabkan jalan menjadi rusak juga mengancam keselamatan pengendara karena rawat terjadinya kecelakaan lalulintas.

Truk ODOL di Riau selama ini leluasa lalu lalang di jalan raya.

Truk-truk ini mengangkut muatan secara berlebihan hingga menyebabkan jalan menjadi rusak.

Kondisi ini seperti terlihat di jalan lintas antar desa di Desa Bencah Kelubi menuju Kota Batak, Tapung Kampar.

Meski kelas jalan ini adalah jalan desa yang cukup kecil, namun ruas jalan ini banyak dilewati kendaraan truk besar pengangkut buah sawit.

Razia gabungan yang dilaksanakan di jalan akses menuju pintu Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) di Gerbang Tol Pinggir
Razia gabungan yang dilaksanakan di jalan akses menuju pintu Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) di Gerbang Tol Pinggir (istimewa)

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan, sebab di desa Bencah Kelubi ini ada perusahaan sawit.

Truk-truk besar milik perusahaan sawit ini pun leluasa melintasi jalan desa. Akibatnya kondisi jalan desa bencah kelubi ini pun rusak parah.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemprov Riau berjanji menyurati perusahaan di Riau yang membandel dan tetap menggunakan truk ODOL.

"Saat ini kita sedang menyiapkan surat edaranya untuk diberikan kepada pimpinan perusahan di Provinsi Riau, agar mereka melakukan normalisasi armadanya yang melanggar ODOL," kata Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi(Sekdaprov) Riau, Jenri Salmon Ginting, Rabu (17/2/2021).

Pihaknya berharap pada tahun 2022 Riau sudah zero kendaraan ODOL. Sehingga kondisi jalan di Riau bisa bertahan lahan dan tidak cepat rusak.

Sebab kondisi jalan di Riau cepat rusak karena banyak truk ODOL yang beroperasi di Riau.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved