Breaking News:

Sudah Ada Blok Khusus Mengapa Napi Kasus Narkoba di Riau Dikirim ke Nusakambangan? Ini Penjelasannya

Pihak Kanwil Kemenkumham Riau kembali memberangkatkan 6 orang narapidana kasus narkoba ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

tribun bali
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pihak Kanwil Kemenkumham Riau kembali memberangkatkan enam orang narapidana kasus narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah.

Sebelumnya sudah ada sekitar 47 orang narapidana yang terjerat kasus peredaran barang haram, dikirim ke Lapas dengan pengamanan tingkat tinggi di Indonesia itu, beberapa waktu lalu.

Namun bedanya, enam orang yang baru diberangkatkan ini, merupakan oknum pegawai Lapas di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau sendiri.

Proses pemberangkatan mereka ini dibagi menjadi dua trip.

Tiga orang sudah lebih dulu diberangkatkan Kamis kemarin, sementara sisanya tiga lagi baru diberangkatkan Jumat (19/2/2021) pagi ini.

Kanwil Kemenkumham Riau, ternyata punya kebijakan terkait pemindahan para narapidana itu ke Lapas Nusakambangan.

Hal ini juga atas perintah Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI.

Meskipun nyatanya, sudah tersedia blok khusus bernama Blok Pengendali Narkoba (BPN) di Lapas Klas IIA Pekanbaru yang bisa digunakan untuk menampung mereka.

"Karena mereka ini sudah kita peringatkan beberapa kali. Dan ternyata masih ada juga (yang membandel). Bahkan sekarang pun masih ada yang ditangani pihak kepolisian, di Mabes Polri juga ada," jelas Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Riau, Maulidi Hilal.

"Sudah berapa kali kami ingatkan, tapi teman-teman ini masih mencoba melakukan hal-hal yang di luar etis sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara, red)," imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved