Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Berita

Video: Kapolda Riau Turun Langsung ke Desa Mekar Delima Untuk Padamkan Api

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH. SIk, turun langsung meninjau lokasi karhutla di Desa Mekar Delima, Kabupaten Kepulauan Meranti

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH. SIk, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Mekar Delima, Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (6/3/2021).

Polisi bintang dua itu tiba di Jeti PT. RAPP estate Pulau Padang sekitar pukul 13.30 Wib. Ia didampingi istri Ny. Ernie Agung Setya Efendi, Karo Ops Polda Riau Drs. Rudi Kristantyo MM, Dansat Brimob Kombes Pol Dedi Suryadi SIk, dan Korspri AKBP Bachtiar Alponso SIk. MSi.

Kedatangan Kapolda beserta rombongan disambut Wakil Bupati Kepulauan Meranti AKBP (purn) H Asmar, Kapolres AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, dan pihak perusahaan PT. RAPP.

Sebelum menuju lokasi karhutla, di tenda siaga Irjen Agung sempat mendengarkan paparan dari Kapolres Kepulauan Meranti terkait karhutla yang terjadi di wilayah tersebut.

Rombongan kemudian bergerak menuju lokasi karhutla sekitar pukul 14.05 Wib, dengan menggunakan speedboat.

Di lokasi karhutla, Kapolda memberikan semangat dan motivasi kepada personil, selain itu Kapolda dan istri juga turut memegang selang air, melakukan pemadaman dan pendinginan, bersama tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, perangkat desa, kecamatan, MPA dan tim pemadam PT. RAPP.

"Kita turun dengan kekuatan penuh. Alhamdulillah, dengan teknik-teknik pemadaman yang kita kolaborasikan, saat ini api di titik-titik yang kemungkinan berpotensi menjalar ke tempat lain sudah berhasil dipadamkan," kata Irjen Agung.

Kapolda menjelaskan, Polri bersama stakeholder terkait akan terus bersinergi. Dan saat ini, jumlah titik api di Riau terus menurun. "Kita optimalkan pemadaman, pantang pulang sebelum padam," ujarnya.

Sebelum meninggalkan lokasi Karhutla Kapolda memberikan bantuan kepada personil gabungan, selanjutnya rombongan kembali ke helipad PT. RAPP sekitar pukul 17.02 Wib, dan terbang menggunakan helikopter ke Pekanbaru.

Berdasarkan data yang terpantau di Dasboard Aplikasi Lancang Kuning, terdapat 17 Titik Api diwilayah Kecamatan Tasik Putri Puyu, dan yang terbanyak berada di Desa Mekar Delima dengan total lahan masyarakat yang terbakar seluas 20 Ha.

Wabup H. Asmar, kondisi karhutla tidak boleh dibiarkan agar api tidak semakin meluas dan menimbulkan bencana kabut asap.

Selama pemadaman ada puluhan petugas dikerahkan menggunakan 29 unit pompa air di beberapa titik api berhasil dikendalikan.

Asmar telah mengintruksikan kepada Camat dan Kades untuk terus memantau titik api diwilayahnya dengan menginstal Aplikasi Lancang Kuning pada Posel masing-masing.

"Sehingga jika muncul titik api bisa dilaporkan dan ditanggulangi segera bersama TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api," ucap Asmar.

Selain itu Wabup juga memerintahkan kepada Camat dan Kades untuk tidak meninggalkan tempat jika muncul titik api diwilayahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved