Batal Dijual ke Arab Saudi? Suning, Pemilik Inter Milan Buka Opsi Pemotongan Gaji Pemegang Saham
Inter Milan boleh bernafas lega setelah krisis keuangan mereka mulai ditanggulangi oleh pemilik, perusahaan asal China, Suning.
Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM - Inter Milan boleh bernafas lega setelah krisis keuangan mereka mulai ditanggulangi oleh pemilik, perusahaan asal China, Suning Grup.
Inter Milan kemungkinan besar tidak akan dibeli oleh Arab Saudi setelah perusahaan investor asal China sebagai pemilik terbesar saham Nerazzurri memutuskan melakukan upaya penyelamatan keuangan.
Dilansir dari Sempreinter, pemilik Suning Grup menjual saham senilai € 1,9 miliar kepada investor negara China.
Suning telah berusaha untuk menjual setidaknya sebagian kecil saham di Nerazzurri setelah menghadapi hutang yang semakin besar dan harus membayar biaya yang belum dibayar pada akhir bulan atau menghadapi penolakan untuk masuk ke kompetisi Eropa oleh UEFA musim depan.
Namun, menurut FCInter1908.it, Nerazzurri telah menerima dua kabar baik yang telah meredakan rasa takut gagal memenuhi kewajiban mereka.
Pertama, penjualan 23% dari perusahaan induk Suning.com telah menghasilkan € 1,9 miliar ke perusahaan ritel China tersebut.
Jika keluarga Zhang yang berkuasa berniat untuk terus memimpin Inter maka sebagian dari ini akan diharapkan digunakan untuk menutupi.
Sebagai alternatif, Suning akan mencapai kesepakatan untuk menjual klub sebelum akhir musim, dengan pemilik baru mengambil sendiri hutang klub.
Kedua, kesepakatan telah dicapai untuk mengurangi gaji yang harus dibayarkan kepada anggota dan pemegang saham turun sebesar 15%, memberi Inter Milan ruang bernafas finansial yang lebih besar.
Kehilangan Sponsor Utama
I Nerazzurri sudah kehilangan sponsor utama Pirelli setelah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak.
Di tengah krisis keuangan yang parah tersebut Inter Milan mendapat angin surga dari Arab Saudi dan perusahaan investasi Inggris.
Perusahaan investasi inggris itu adalah BC Partners yang hendak membeli I Nerazzurri, kini sedang tahapan negosiasi mengambil alih mayoritas saham Biru Hitam.
Dilansir dari Corrieredellosport, Nikos Stathopoulos, manajer puncak BC Partners, berbicara untuk pertama kalinya tentang negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengambil alih mayoritas Inter.
Terungkap fakta sebenarnya dari rencana pembelian saham Inter Milan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/alexis-sanchez-merayakan-gol-denga-romelu-lukaku.jpg)