Jumat, 8 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Moeldoko Hanya Menjadi Tumbal, Ada Agenda Politik Tersembunyi

Pangi menuturkan langkah politik yang dilakukan Moeldoko dengan membajak Demokrat memang seolah membuka jalan bagi ambisinya.

Tayang:
Kolase tribunjabar
Foto Kolase Moeldoko dan AHY 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mendug Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko hanya tumbal dalam upaya pembelahan Partai Demokrat.

Sebab, menurut dia, sangat aneh jika Moeldoko bersikap sembrono hendak maju di Pilpres 2024 namun dengan cara membajak partai lain.

Pasalnya hal itu akan meninggalkan citra negatif bagi Moeldoko dan hal itu tentunya tak baik bagi mantan Panglima TNI itu jika hendak menjadi calon presiden di pemilu mendatang.

“Jika pengambilalihan secara paksa Partai Demokrat adalah ambisi pribadi Moeldoko yang katanya ingin maju sebagai calon presiden 2024, maka tindakan ini adalah kebodohan dan bunuh diri,” kata Pangi saat dihubungi, Senin (8/3/2021).

Pangi menuturkan langkah politik yang dilakukan Moeldoko dengan membajak Demokrat memang seolah membuka jalan bagi ambisinya.

Namun secara bersamaan, citra negatif juga mencoreng muka Moeldoko lantaran dianggap telah melakukan tindakan yang tidak bermoral serta membahayakan demokrasi.

Beredar Jejak Digital Nadya Arifta Pacar Baru Kaesang, Acungkan Jari Tengah Hingga Julurkan Lidah

Dipaksa Hadiri KLB Demokrat, Jika Tidak Kasus Hukumnya Diproses, Malang Betul Nasib Sosok Ini

Download Lagu DJ Bang Bang, Musik Remix Viral Tiktok

Karena itu, Pangi mengatakan, publik harus mempertanyakan motif sesungguhya Moeldoko membajak Partai Demokrat.

Ia menilai sangat mungkin ada agenda politik tersembunyi dengan menjadikan Moeldoko sebagai pion untuk membajak Demokrat.

Terlebih, kata Pangi, Moeldoko merepresentasikan diri sebagai pejabat di lingkaran Istana Kepresidenan.

Selain itu, menurut Pangi, kecil kemungkinan Partai Demokrat akan meraup suara yang banyak di bawah kepemimpinan Moeldoko sebab partai tersebut sudah identik dengan keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Jangankan untuk maju jadi calon presiden, Partai Demokrat akan tumbang bersamaan dengan citra pemimpinnya yang terlanjur negatif di mata publik.

Jadi capres itu mimpi, kehancuran Demokrat di bawah kepemimpinan Moeldoko sudah di depan mata,” tutur Pangi.

Lebih Memilih Pelakor Dari Pada Istri Sah, Pejabat PNS Ogan Ilir Dicopot, Diam-diam Nikahi Pelakor

MP3 Download Lagu-lagu Jaman Dulu (Jadul) yang Populer untuk Handphone dan PC

Video: Detik-detik Kapal Motor Fajar Baru 8 Rute Waisai Raja Ampat Sorong Terbakar

“Oleh karena itu, kita juga layak bertanya dan patut curiga agenda apa yang sedang didesain.

Apapun agendanya kita layak curiga karena cara-cara culas sudah pasti tujuannya akan merugikan kita semua,” ucap dia.

Adapun sebelumnya Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Demokrat oleh Kongres Luar Biasa (KLB) yang diselenggarakan di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Moeldoko dipilih secara aklamasi dalam KLB tersebut oleh para kader yang telah dipecat oleh DPP Partai Demokrat dan sebagian kader yang kontra dengan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

https://nasional.kompas.com/read/2021/03/08/16070851/pengamat-duga-moeldoko-hanya-tumbal-ada-agenda-politik-tersembunyi-lewat

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved