Breaking News:

Karhutla di Pelalawan

Tetap Siaga, Karhutla di Pelalawan Dipastikan Tuntas, Masih Dilakukan Ini Terhadap Lahan Terbakar

Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla yang terjadi di Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya tuntas. Masih dilakukan ini terhadap lahan terbakar

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Tetap Siaga, Karhutla di Pelalawan Dipastikan Tuntas, Masih Dilakukan Ini Terhadap Lahan Terbakar. Foto: Personel gabungan rayon Kuala Kampar mengecek lahan bekas terbakar di Desa Sungai Solok, Selasa (9/3/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla yang terjadi di Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya tuntas.

Beberapa titik api di dua kecamatan telah padam total dan tidak ada asap lagi.

Proses pemadaman yang dilakukan personel gabungan di empat lokasi Karhutla di Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti selesai.

Pemadaman dibantu dengan hujan deras yang turun dua hari berturut-turut dengan intensitas yang lebat, termasuk di lokasi Karhutla.

Padahal sebelumnya petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan Damkar, Manggala Agni, perusahaan, hingga masyarakat telah satu pekan dilakukan operasi pemadaman.

"Hasil patroli hari ini di lokasi bekas terbakar, semuanya sudah clear. Asap pun tak ada lagi," tandas Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (9/3/2021).

Abu Bakar menyebutkan, personil rayon kecamatan yang melakukan pengecekan memastikan api tidak muncul lagi di areal bekas terbakar.

Tinggal menyisakan kayu dan tunggul yang gosong akibat kebakaran sebelumnya.

Selain itu, pantauan satelit BMKG maupun aplikasi Dashboard Lancang Kuning tidak ada mendeteksi titik api baru.

Dikatakannya, meski titik Karhutla sudah menghilang, seluruh tim gabungan diminta untuk tetap siaga di markas masing-masing, sesuai arahan saat penetapan status siaga darurat Karhutla dua pekan lalu.

Apabila ditemukan titik api, tim rayon kecamatan diminta segera melakukan penanggulangan menghindari api meluas dan merembet hingga sulit dipadamkan.

"Untuk luas lahan yang terbakar saat ini masih didata dan hitung," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan ini.

Pihaknya kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat pemilik lahan agar menjaga lahannya masing-masing dari kebakaran.

Demikian juga dengan perusahaan yang beroperasi di Pelalawan agar tidak lengah menjaga areal sendiri dan di sekitarnya.

Pembukaan lahan dengan cara dibakar tidak dibenarkan dan memiliki risiko hukum.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved