Dua Cewek Diajak Kencan Lalu Dicekik dan Barang Dirampok, Serial Killer Di Bogor Ditangkap
MRI membunuh dengan modus memancing korban yang sekaligus merupakan teman kencannya itu ke sebuah hotel dengan iming-iming uang.
Saat pertama kali ditemukan, perempuan muda berinisial EL (23) ini dalam kondisi berdarah di bagian mulutnya.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian mengatakan, EL mengenakan setelan jaket abu-abu, celana jins lengkap dengan sepatunya.
Jasadnya dalam keadaan membungkuk dengan posisi miring ke sisi kiri di area kebun kosong pinggir jalan atau tepatnya arah Puncak Bogor.
"Iya (korban pembunuhan), ditemukannya kemarin pagi jam 06.00 WIB," kata Handreas saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/3/2021).
Dia menyebut, temuan itu bermula pada saat dua warga sedang melintas di jalan. Tanpa diduga, keduanya melihat sesosok mayat yang tergeletak di sebuah lahan kosong atau kebun.
Kedua saksi mata bernama Hendi dan Ujang ini akhirnya langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Megamendung. Saksi mata ini mengatakan, mayat perempuan tersebut masih utuh.
Saat itu, awalnya tidak ada identitas yang ditemukan. Namun petugas kepolisian akhirnya menemukan petunjuk identitas setelah dilakukan penyelidikan.
Adapun identitas korban diketahui dari berasal dari Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor berdasarkan KTP.
"Dari hasil pemeriksaan didapati bercak darah dari mulut korban," ucapnya.
Kendati demikian, Handreas mengaku belum bisa menyimpulkan motif dari kasus tersebut. Sebab, saat ini kasus penemuan mayat perempuan inipun masih dalam penyelidikan lebih dalam.
Handreas kembali menyampaikan bahwa ada keterkaitan pelaku pembunuhan gadis dalam plastik di Kota Bogor dengan temuan jasad perempuan EL yang ditemukan di area kebun tersebut.
Hal itu diketahui, setelah kepolisian Polresta Kota Bogor menangkap pelaku berinisial MRI (21) di wilayah Depok.
Selain itu, didapat barang bukti yang identik dengan kasus pembunuhan EL di kawasan Puncak yang terdiri dari tiga kecamatan yaitu, Ciawi, Cisarua dan Megamendung.
"Nah itu dia, jadi pelaku (MRI) ini sama dengan kasus pembunuhan plastik di Kota Bogor. Dugaan itu berdasarkan pengakuan dia. Makanya itu kami masih berkoordinasi dengan Polresta untuk pemeriksaan di Polres dalam kaitan EL (temuan mayat perempuan di puncak) ini," ungkap dia.
"Jadi motif pembunuhan ini belum bisa kita simpulkan karena masih didalami," tambah Handreas.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pembunuhan Berantai di Bogor, Pelaku Cekik Teman Kencan yang Dikenal di Medsos dan Rampok Barang dan telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mayat Perempuan Ditemukan di Puncak Bogor, Ada Keterkaitan dengan Jenazah Gadis dalam Plastik",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/cewek-muda-dicekik-usai-diajak-kencan.jpg)