Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Meski Kambing Takut Air, INILAH 9 Hewan Paling Bau di Dunia

Sebagaimana diketahui, setiap makhluk hidup memiliki aroma khasnya sendiri, termasuk hewan.

Thinkstock
Ilustrasi 

Sigung juga menyemprotkan baunya apabila ia merasa terancam.

Sebelum mengeluarkan cairan berbau menyengat tersebut, biasanya sigung akan mengaum keras, lalu dia akan mengembangkan bulunya serta mengibaskan ekornya.

Cairan berbau dari sigung tidak berbahaya tetapi baunya akan tetap tercium dan menempel selama beberapa hari.

Dilansir dari OneKindPlanet, bau dari sigung dapat tercium bahkan dari jarak setengah kilometer.

Kukang

Primata Kukang Jawa (Nycticebus Javanicus) menaiki pohon saat habituasi sebelum pelepasliaran kembali ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/12/2020). Pelepasliaran ini terlaksana atas kerja sama Balai Besar KSDA Jawa Barat, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi (IAR) Indonesia. Kukang yang dilepasliarkan terbagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 15 individu sudah dilaksanakan pada Selasa (15/12/2020) dan tahap kedua sebanyak 15 individu dilaksanakan pada Minggu (20/12/2020).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Primata Kukang Jawa (Nycticebus Javanicus) menaiki pohon saat habituasi sebelum pelepasliaran kembali ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/12/2020). Pelepasliaran ini terlaksana atas kerja sama Balai Besar KSDA Jawa Barat, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi (IAR) Indonesia. Kukang yang dilepasliarkan terbagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 15 individu sudah dilaksanakan pada Selasa (15/12/2020) dan tahap kedua sebanyak 15 individu dilaksanakan pada Minggu (20/12/2020).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) ()

Pada saat musim kemarau, biasanya bulu kukang berwarna coklat dan kumal. Sedangkan pada saat musim hujan bulu kukang akan memiliki corak berwarna hijau.

Dilansir dari BBC, corak hijau pada bulu kukang ini adalah algae yang tumbuh subur pada bulu kukang.

Corak ini menguntungkan bagi kukang karena dapat mempermudah kukang dalam berkamuflase untuk menghindari predator.

Selain itu, algae pada bulu kukang juga bermanfaat untuk memproduksi nutrisi esensial yang diperlukan oleh kukang.

Akan tetapi, dampak dari tumbuhnya algae pada tubuh kukang juga menjadikan kukang sarang untuk kumbang.

Biasanya kumbang akan berkembang biak pada tubuh kukang yang menyebabkan kukang menguarkan bau tidak sedap dari tubuhnya. Kumbang yang hidup pada tubuh kukang juga menyebabkan kukang memiliki banyak kutu di tubuhnya.

Kombinasi dari algae, kumbang, dan kutu yang hidup di tubuh kukang menjadikan kukang salah satu hewan paling bau di dunia.

Tasmanian Devil

Populasi tasmanian devil di alam liar diperkirakan hanya sebanyak 15.000 ekor saja.(Kompas.com/Ervan Hardoko)
Populasi tasmanian devil di alam liar diperkirakan hanya sebanyak 15.000 ekor saja.(Kompas.com/Ervan Hardoko) ()

Hewan yang dapat dikatakan aneh ini hanya dapat ditemukan hidup di Tasmania, Australia.

Tasmanian devil adalah mamalia yang memiliki ukuran tidak terlalu besar, nampak mengerikan tapi sebenarnya tidak berbahaya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved