Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bikin BERGIDIK: Pesan Mulia Sang Istri Usai Dibakar Suaminya Sendiri: Mak, Jangan Dendam Ya

Melihat korban menggelepar terbakar, Yuliana dan suaminya lalu berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

ISTIMEWA via Tribun Medan
Rani, korban dibakar suami hidup-hidup, meninggal dunia, Jumat (19/3/2021). Sebelum meninggal, ia sempat meninggalkan pesan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang istri bernama Rani Andriana (20) yang dibakar suaminya meninggal dunia.

Korban meninggal setelah sebulan menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelum meninggal, korban sempat menitipkan pesan kepada ibunya.

Setelah menjalani perawatan sebulan lebih, Rani Andriani, korban pembakaran suaminya, Junanda alias Nanda (21), menghembuskan nafas terakhir, Jumat (19/3/2021).

Rani Andriani dibakar hidup-hidup oleh Nanda, Minggu dini hari, 31 Januari 2021, karena dituduh selingkuh.

Informasi yang berhasil dihimpun tribun-medan.com, Rani dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di Jalan Rahayu, Pasar VI Tembung, Kecamatan Percutseituan.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, mendiang menitipkan pesan menohok pada sang ibu, Supriyati alias Yati.

Saat ditemui www.tribun-medan.com, Yati yang duduk di ruang tengah rumahnya di Jalan Sederhana, Gang Bakung 32, Pasar VII Tembung, Kecamatan Percut Seituan begitu lesu.

Baca juga: PROMO Makan Hari Ini di McD: Harga Serba Rp 30.000

Baca juga: Cancer Jangan Buru-buru, Leo Ikuti Kata Hati, Cek Ramalan Cinta Zodiak Hari Ini Minggu 21 Maret

Baca juga: Krisdayanti Menangis Ungkap Perasaan Pada Aurel Saat Pengajian, Mendoakan dan Mencintai Tanpa Syarat

Wajahnya kuyu, dan kedua matanya sembab.

Ketika diajak berbincang, Yati menceritakan bahwa putrinya itu sempat meninggalkan pesan atau wasiat sebelum meninggal dunia.

"Anak saya bilang, Mak, jangan dendam ya. Yang sudah ya sudah. Kakak enggak mau mamak dendam dengan apa yang terjadi. Kakak sudah memaafkan (suaminya). Mamak juga ya," kata Yati kemudian tangisnya pecah, Sabtu (20/3/2021) siang.

Saking sedihnya, Yati sempat terdiam beberapa saat.

Bibirnya bergetar, dan Yati menutup rapat kedua matanya tatkala menceritakan pesan anaknya itu.

"Sebelum pergi, Rani meminta maaf kepada saya. 'Maafin kakak ya mak'. Begitu ucapnya berkali-kali kepada saya," terang Yati.

Pascadibakar suami, Rani Andriani sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Medika. Dari sana, Rani Andriani dirujuk ke RSUD Deliserdang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved