Myanmar Bakal Banjir Darah, Kelompok Bersenjata Siap Hadapi Junta Militer
RCSS, yang beroperasi di dekat perbatasan Thailand, adalah salah satu dari beberapa kelompok etnis bersenjata yang mengecam kudeta tersebut.
Editor:
Firmauli Sihaloho
(AFP/STR)
Para tamu menyaksikan parade militer yang diadakan junta militer Myanmar untuk memperingati Hari Angkatan Bersenjata di Naypyidaw, Sabtu (27/3/2021).
Berbicara pada parade militer sebelumnya, pemimpin junta Min Aung Hlaing mengatakan tugas tentara adalah melindungi rakyat dan mempromosikan demokrasi.
Dia pun mengulangi janjinya akan pemilihan baru, yang dilakukan setelah tentara mengambil alih kekuasaan pada 1 Februari.
Junta mengklaim pemungutan suara 8 November, yang dimenangkan secara telak oleh Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi, dicurangi.
Akibatnya pihak militer terpaksa untuk mengambil kendali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/parade-militer-yang-diadakan-junta-militer-myanmar.jpg)