Polisi Penembak Laskar FPI Meninggal, Yanuar: Semoga yang Masih Hidup Bertaubat
mantan pengurus FPI akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mendalami kasus tersebut.
Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
TRIBUNPEKANBARU.COM - Mantan Sekretaris Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar, turut merespon secara tegas terkait kabar tewasnya seorang polisi terlapor atas aksi unlawfull killing terhadap enam laskar FPI.
Anggota kuasa hukum dari Muhammad Rizieq Shihab (MRS) itu meminta kepada para terlapor lainnya yang masih hidup untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk lebih baik.
"Semoga yang masih hidup diberikan hidayah untuk bertobat dan juga meminta keridhoan kepada para keluarganya korban," ungkap Aziz kepada awak media di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021) kemarin.
Lebih lanjut Aziz mengungkapkan, dalam perkara ini pihaknya tidak ingin terlalu mencampuri proses hukum yang sedang ditangani kepolisian.
Dengan kata lain, seluruh mantan pengurus FPI akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mendalami kasus tersebut.
"Kita ikuti saja kepolisian itu domain mereka," tuturnya.
Baca juga: Kronologi Penemuan Jasad Perempuan Paruh Baya Tanpa Busana di Tepi Parit Kebun di Inhil Riau
Baca juga: Hasil LIDA 2021 Tadi Malam, Putra Asal Riau Polling Tertinggi di TOP 70 Grup 7 Merah, Enerjik!
Sebelumnya, Eks Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab (MRS) merespon tegas terkait kabar tewasnya satu orang polisi terlapor atas aksi unlawfull killing terhadap enam laskar FPI.
Melalui kuasa hukumnya, Aziz Yanuar, Habib Rizieq Shihab menyatakan akan terus mengejar para pelaku, serta meminta para pelaku yang masih hidup agar bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
"Harus bertanggungjawab dunia akhirat kepada para keluarga korban. Habib akan mengejar terus, karena ini masalah nyawa," kata Aziz mewakili ungkapan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021).
Lebih lanjut kata Aziz, kliennya yang kini menjadi terdakwa kasus pelanggaran protokol kesehatan itu meminta kepolisian untuk menepati komitmennya.
Di mana komitmen yang dimaksud Rizieq Shihab yakni untuk segera mengungkap pelaku lainnya.
Baca juga: Bawa Gabah Sekwintal sambil Lari, INILAH Cerita Abah Sarji 102 Tahun yang Ikut Lawan Belanda
Baca juga: Mikhavita Wijaya Istri Bams Buka Suara Soal Kabar Kedekatan dengan Ayah Tirinya Hotma Sitompul
Baca juga: Biasa Muncul Siang Hari di Selokan Perumahan, Hewan Mirip Buaya Ini Gegerkan Warga
"Kita tinggal ikuti saja proses hukum seperti apa, yang 3 (pelaku) sudah ya dan 1 informasinya meninggal. Kita tunggu, yang jelas, habib meminta ini terus terungkap," jelas Aziz.
Pihaknya juga kata Aziz telah secara intens untuk melakukan komunikasi dengan kepolisian untuk segera mengungkap yang sebenarnya.
Lantas dirinya berharap peristiwa yang terjadi beberapa bulan lalu itu menjadi pembelajaran bagi penegak hukum, dan tidak terulang kembali.
"Supaya tidak terulang lagi kedepan dan pembelajaran bagi penegak hukum. Kalau melakukan survilence, ya survilence bukan offside seperti ini," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/aziz-yanuar-di-kantor-komnas-ham.jpg)