Kamis, 14 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sosok Marthinus Hukom Orang Maluku yang Jadi Kadensus 88, Diperintah Kapolri Tangani Bom Makassar

Inilah profil dan biodata Marthinus Hukom, Kepala Densus 88 yang diperintahkan oleh Kapolri untuk ikut menangani kasus Bom Gereja di Makassar.

Tayang:
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Marthinus Hukom Kepala Densus 88 

Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri.

Martinus termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Ditserse Polda Metro Jaya, yang menangkap teroris Imam Samudra di Pelabuhan Merak, Banten, 21 November 2002.

Riwayat Jabatan:

- Penyidik Densus 88/Antiteror Polri

- Kabid Intel Densus 88/Antiteror Polri

- Wakadensus 88/Antiteror Polri (2015)

- Direktur Penegakan Hukum BNPT (2017)

- Wakadensus 88/Antiteror Polri (2018)

- Kadensus 88/Antiteror Polri (2020)

Sosok otak di balik ledakan Bom Gereja di Makassar

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan jaringan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Hal tersebut diungkapkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lokasi kejadian bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto di Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar Minggu malam.

Menurut dia, dua pelaku bom bunuh diri tersebut berkaitan dengan 19 teroris JAD yang ditangkap di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

Seperti dilansir dari Tribunnews.com dalam artikel 'Sosok Daniel, Otak di Balik Kelompok Teroris JAD yang Ledakkan Bom di Depan Gereja Katedral Makassar'

"Pelaku ini merupakan jaringan JAD (berkaitan) dengan 19 anggota JAD yang ditangkap kemarin," kata Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sumber: Surya
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved