PSK Ini Minta Lampu Kamar Hotel Dimatikan Saat Begituan dengan Pelanggannya, Berujung Apes
Pria ini minta PSK yang dipesannya matikan lampu saat begituan di dalam kamar hotel, bukan kenikmatan yang diperolehnya.
TRIBUNPEKANBARU.COM - PSK ini minta lampu dimatikan saat begituan di dalam kamar hotel, bukan kenikmatan yang diberikannya kepada pelanggan.
Apes, pelanggan langsung dihajar oleh tiga orang PSK yang ia pesan seharga Rp 1,5 Juta.
Parahnya, PSK yang dipesan ternyata mahkluk jadi-jadian, Namun saat datang, PSK tersebut ternyata seorang waria.
Korban yang menolak meneruskan orderan dan enggan membayar malah dikeroyok oleh tiga pelaku.
Aplikasi MiChat, kerap kali digunakan oleh para penjaja seks komersial (PSK) untuk menggaet pria hidung belang.
Alhasil, modus itulah yang digunakan oleh tiga orang waria yang juga membuka open booking layanan seks melalui aplikasi mi chat.
Ketiganya terpaksa berurusan dengan polisi, bukan karena menjajakan diri sebagai penjaja jasa layanan seks, melainkan telah menghajar seorang korban berinisial ED (32).
Saat itu, ED tengah iseng membuka aplikasi MiChat dan tengah memilih-milih jasa layanan seks yang pas untuknya.
Sampai kemudian, tawaran itu diberikan oleh seorang pelaku bernama Asep alias Tania (24) warga Bandar Lampung yang kos di Surabaya.
Kepada korban, Asep alias Tania mengaku sebagai perempuan.
Ia menawarkan jasa seks sekali main dengan harga Rp 1,5 juta yang sudah termasuk hotel.
"Tersangka menginap di sebuah hotel di kawasan Genteng," ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno, Senin (29/3/2021).
Setelah bersepakat, korban kemudian datang ke hotel itu dan menemui tersangka.
Di dalam kamar, tersangka sengaja membuat remang-remang lampu agar tak mudah diketahui jika dirinya ternyata waria.
Korban yang curiga akhirnya mendesak tersangka dan sontak kaget setelah tahu jika calon pelayan seksnya itu adalah seorang pria yang menyerupai wanita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sediakan-wanita-seksi-cafe-dan-ktv-sch-diduga-jadi-tempat-prostitusi-diawasi-satpol-pp-pekanbaru.jpg)