Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lagi Musim, Teller Bank Jadi Tuyul Tilap Uang Nasabah Hingga Miliaran, Ini Modusnya

Polisi menangkap KA, seorang karyawan di salah satu bank milik negara di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

Tayang:
ilustrasi
ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bank seharusnya menjadi tempat yang paling aman bagi masyarakat untuk menyimpan uangnya. 

Namun, beberapa kasus pembobolan rekening nasabah oleh oknum karyawannya membuat sistem keamanan bank tercoreng. 

Baru-baru ini, uang nasabah di salah satu bank milik negara di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) raib.

Polisi menangkap KA, seorang karyawan di salah satu bank milik negara di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

KA diduga telah menggelapkan serta mencuri uang milik nasabah bank sejumlah Rp 2,5 miliar.

Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo menerangkan, dalam menjalankan aksinya, tersangka KA menggunakan sejumlah modus.

Di antaranya mencuri uang di brankas bank, anjungan tunai mandiri (ATM) hingga tidak menyetorkan uang dari nasabah.

"Ada beberapa modus yang dilakukan KA, seperti mengambil uang di brankas dan sampai tidak menyetorkan uang milik nasabah," kata Herry dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/3/2021).

Perbuatan pertama tersangka, terang Herry, mengambil uang dari mesin ATM sebesar Rp 300 juta, kemudian mengambil uang di kendaraan mobil bank keliling sebesar Rp 340 juta, mengambil uang di brangkas sebesar Rp 1,2 miliar.

Kemudian menggelapkan uang nasabah sebesar lebih dari Rp 400 juta.

"Hasil penyidikan sementara, diketahui, aksi tersangka KA telah dilakukan sejak Agustus 2020," ujar Herry.

Herry menerangkan, pengungkapan tersebut bermula dari laporan pihak bank yang menyebut telah kehilangan uang nasabah sebesar Rp 2,5 miliar.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, ujar Herry, kasus tersebut merupakan tindakan pencurian dan penggelapan uang.

"Kemudian hasil pemeriksaan, serta sejumlah barang bukti yang ditemukan, ditetapkan satu orang tersangka berinisial KA yang bekerja sebagai teller," ucap Herry.

Saat dilakuakan penggeledahan terhadap KA, ditemukan barang bukti berupa buku tabungan, kartu anjungan tunai mandiri, kunci berangkas, kunci teller dan buku trading serta sebuah telepon seluler.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved