Breaking News:

Penyidikan Dugaan Korupsi di Bappeda Siak, Libatkan Sekdaprov Riau, Jaksa Periksa Penerima Bansos

Proses penyidikan Dugaan Korupsi di Bappeda Siak terkait dana bansos yang libatkan Sekdaprov Riau Nonaktif Yan Prana Jaya terus berlajalan

Tribunnews.com
Penyidikan Dugaan Korupsi di Bappeda Siak, Libatkan Sekdaprov Riau, Jaksa Periksa Penerima Bansos. Foto: Ilustrasi korupsi dana bansos 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Proses penyidikan Dugaan Korupsi di Bappeda Siak terkait dana bansos yang libatkan Sekdaprov Riau Nonaktif Yan Prana Jaya terus berlajalan.

Selaian Dugaan Korupsi di Bappeda Siak itu, dugaan penyimpangan dana hibah di Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setdakab Siak serta anggaran rutin BPKAD Kabupaten Siak tahun 2014-2019 juga terus berjalan.

Penyidikan Dugaan Korupsi di Bappeda Siak terkait dana bansos ini ditangani tim jaksa penyidik dari Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau.

Dalam rangka pendalaman Dugaan Korupsi di Bappeda Siak itu, tim jaksa turun ke Kabupaten Siak untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang juga merupakan penerima dana bansos .

Jumlah saksi Dugaan Korupsi di Bappeda Siak terkait dana bansos yang diperiksa terbilang banyak.

"Tim Jaksa masih melakukan pemeriksaan di Siak. Mereka turun ke Siak, karena saksi kan banyak sekali.

Mau tidak mau penerima dana bansos itu harus diperiksa," ungkap Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto, Rabu (7/4/2021).

Ia menegaskan, proses pemeriksaan saksi penerima dana bansos ini, tidak bisa diwakili oleh pihak lain. 

Hal tersebut guna memastikan kembali secara langsung kepada yang bersangkutan, karena ada dugaan jumlah yang diterima berbeda dengan yang seharusnya.

"Misalnya, seharusnya terima Rp75 juta. Tetapi kenyataannya yang diterima beda.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved