Jumat, 5 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Warganet Indonesia Dan Netizen Thailand Perang Gara-gara Pasangan Gay yang Sedang Bulan Madu

Pasangan Gay bernama Suriya itu pun mengomentarai hujatan warganet Indonesia dan mendapat dukungan dari netizen Thailand. 

Tayang:
Capture Facebook Suriya
Pernikahan pasangan gay di Thailand dikecam warganet Indonesia 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Beberapa hari ini, warganet Indonesia dan Netizen Thailand saling serang di media sosial.

Keduanya terlibat perang komentar brutal dalam sejumlah platform milik pasangan Gay yang sedang berbahagia dengan pernikahan mereka.

Pasangan Gay bernama Suriya itu pun mengomentarai hujatan warganet Indonesia dan mendapat dukungan dari netizen Thailand

Sontak saja, hujatan dan kecaman ke warganet Indonesia membanjiri di kolom komentar akun Facebook Suriya.

Suriya yang tak terima komentar warganet Indonesia yang dinilai terlalu barbar pun menempuh jalur hukum, karena mereka diancam mati.

Dilaporkan Coconut pada Senin (12/4/2021), Suriya Koedsang salah satu mempelai gay itu melaporkan insiden yang dialaminya ke Ronnarong Kaewpetch dari Network of Campaigning for Justice.

Suriya mengaku terpaksa menempuh jalur hukum lantaran ada ancaman mati terhadap suami, orangtua, hingga fotografer pernikahan mereka.

Ronnarong kemudian menyampaikan, setiap orang Indonesia yang menuliskan komentar negatif kepada pasangan gay itu dilarang ke Thailand.

"Setiap saat kalian datang ke Thailand, kami sudah siap dengan polisi untuk menahan kalian," ancamnya.

Pasangan gay Thailand itu dihujat netizen Indonesia di Facebook, setelah Suriya mengunggah foto-foto pernikahannya.

Mayoritas warganet menyebut pernikahan mereka "dilarang oleh Tuhan" hingga "bakal membuat dunia kiamat".

Tak berhenti sampai di situ, netizen Indonesia dilaporkan juga melontarkan hinaan mulai dari sialan maupun orang gila.

Suriya menuturkan, dia dipermalukan selama tiga hari tiga malam tanpa sekali pun membalas komentar mereka.

Dalam unggahannya yang ditulis dalam bahasa Inggris, dia mengaku tidak paham kepada netizen Indonesia menghujat hari bahagia mereka.

"Kami menikah di rumah saya sendiri, di negara saya. Kenapa mereka (netizen Indonesia) mempersoalkannya?" tanya dia.

"Kenapa kalian harus bersikap dramatis? Kenapa kalian bersikap kasar kepada kami? Perlukah saya menyembunyikannya jika saya tak berbuat salah?" lanjut Suriya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved