Blak-blakan Sebut Cadar & Celana Cingkrang Identik Teroris, Politikus PDIP: Kadrun Kebakaran Jenggot
apabila cadar dan celana cingkrang itu tidak identik dengan teroris maka sebaiknya sekarang para teroris memakai bikini dan celana pendek saja.
Sindir Ustadz Tengku Zul
Sebelumnya, Politisi PDIP Dewi Tanjung menyindir pendakwah Tengku Zulkarnain perihal isi ceramah Tengku Zul.
Dalam ceramahnya tersebut menyebutkan bahwa di surga ada 70 kamar, setiap kamarnya yang diisi bidadari.
Ceramah Ustaz Tengku Zulkarnain itu tayang di kanal Youtube Hadits Tv berjudul ‘Sedikitpun Dia Tidak Menyesal’.
Melalui cuitan di Twitter pribadiny @Dtanjung15, Dewi Tanjung membagikan gambar yang memperlihatkan pemberitaan mengenai isi ceramah Tengku Zul.
Kemudian dia menganggap Ustaz Tengku Zulkarnain itu berpemikiran radikal dan menghancurkan akhlak umat Islam.
Awalnya, Dewi Tanjung mempertanyakan apakah Tengku Zul meyakini bahwa dirinya bisa masuk surga.
“Rizik, si Zul dan manusia berotak radikal ini yakin masuk surga?” kata Dewi, dikutip Tribunpekanbaru.com dari @DTanjung15.
Kemudian, Dewi menyebut bahwa Ustaz Tengku Zulkarnain ini menyebarkan ajaran sesat dan ujaran kebencian.
Sehingga, kata Dewi, menyebabkan konflik yang terjadi sesama Muslim.
“Mereka ini manusia yg menghancurkan akhlak umat Islam dengan ajaran sesat dan ujaran kebencian sehingga umat Islam saling bermusuhan dan itu sangat dimurkai Allah swt,” ujarnya lagi.
Ustaz Tengku Zulkarnain menananggapi cuitan politisi PDIP tersebut yang dinilai sudah menyerangnya.
Melalui akun twitter @ustadtengkuzul, Ustaz Tengku Zulkarnain membantah mengajarkan radikalisme.
Ia menambahkan, jika dirinya mengajarkan Radikalisme dan intoleran, Dewi Tanjung sudah tidak punya tempat di NKRI.
"Kalau Habib Rizieq, saya, Tengku Zulkarnain dkk mengajarkan Radikalisme dan intoleran. Mana mungkin manusia model Dewi Tanjung ini masih punya tempat di NKRI?, kata Tengku Zulkarnain, dikutip Tribunpekanbaru.com dari @ustadtengkuzul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/politisi-pdi-p-dewi-tanjung-di-polda-metro-jaya-jakarta-selatan-senin-1282019.jpg)