Ditolak Rakyat Papua, Benny Wenda Mengemis Dukungan Ke Komunis China, KKB Bakal Jadi Komunis?

Benny Wenda yang kian kehilangan dukungan tersebut kemudian menyebut bahwa perjuangan rakyat Papua sudah berlangsung hampir 60 tahun.

Facebook/Benny Wenda
Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP), Benny Wenda . 

Bak sudah sangat frustasi, Benny bahkan menyebut dirinya akan menerima dukungan dari negara apapun meski memiki ideologi yang berbeda.

Negara yang dimaksud oleh Benny tidak lain adalah China, sebuah negara yang kini mulai menancapkan pengaruhnya di banyak negara miskin di dunia.

Ya, China saat ini dikenal sebagai negara yang sangat menggembar-gemborkan bantuannya untuk negara-negara miskin, meski di sisi lain mereka pun mulai menancapkan kekuasaannya di negara yang mereka bantu tersebut

Sikap Benny Wenda mulai mengemis bantuan dari China sendiri didorong oleh sikap seorang gubernur di sebuah provinsi di negara tetangganya.

Pada 2020, Perdana Menteri Provinsi Malaita di Kepulauan Solomon menuntut wilayahnya merdeka.

Hal ini dipicu oleh perubahan Kepulauan Solomon yang semula mendukung Taiwan, namun kemudian malah mendukung kampanye Satu China.

Kampanye ini sendiri pada akhirnya secara tidak langsung mengakui bahwa Taiwan adalah bagian dari China.

Nah, mengabaikan bahwa China dianggap sebagai penjajah oleh banyak negara, Benny Wenda memilih untuk merayu China karena sadar bahwa musuh utama AS dalam perang dagang ini sangat bernafsu menguasai negara-negara miskin secara utuh.

Ya, pada akhirnya, Benny Wenda yang menuntut kemerdekaan itu malah mulai mengundang China untuk 'menjajah' Papua, meski mungkin hanya secara ekonomi.

(*)

Sumber: IntisariOnline

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved