Penindasan Kebebasan Beragama Di China Dan Myanmar Jadi Penindasan Terburuk Di Dunia
Pada 2020, Pengadilan Internasional memerintahkan Myanmar untuk mengambil tindakan mendesak untuk melindungi Rohingya dari genosida.
Meskipun ada kesepakatan penting yang ditandatangani pada 2018 antara Beijing dan Vatikan tentang pengangkatan uskup di pusat daratan China.
Reuters melaporkan tahun lalu bahwa dua biarawati yang bekerja dalam misi Vatikan di Hong Kong ditangkap, ketika mereka pulang ke pusat daratan China untuk berkunjung.
China meningkatkan penggunaan pengenalan wajah pada perayaan berbagai agama, katanya.
Di Myanmar, laporan itu mengatakan Muslim Rohingya "telah menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia paling mengerikan dalam ingatan baru-baru ini".
Pada 2020, Pengadilan Internasional memerintahkan Myanmar untuk mengambil tindakan mendesak untuk melindungi Rohingya dari genosida.
Pemerintah membantah tuduhan genosida. Laporan ACN mengatakan kudeta militer pada 1 Februari "kemungkinan akan memperburuk keadaan bagi semua kelompok agama minoritas" di Myanmar, di mana sekitar 8 persen penduduknya beragama Kristen.
Afrika akan menjadi "medan pertempuran berikutnya melawan militan Islam," kata laporan itu.
Kelompok militan menyebabkan kekacauan di negara-negara termasuk Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Nigeria, Kamerun utara, Chad, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Somalia dan Mozambik, katanya
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kamp-pengungsi-rohingya-bangladesh-terbakar.jpg)