Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Masih Nekat Mudik ke Riau, Siap-Siap Dikarantina di Lokasi Ini 

Jika tetap masuk ke Riau pada lebaran nanti, maka siap-siap untuk ditangkap dan dikarantina di tempat yang sudah disiapkan.

Tayang:
Editor: Sesri
TRIBUN PEKANBARU / RIZKY ARMANDA
Gubernur Riau Syamsuar bersama Forkompimda. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah tegas bagi warga luar Riau yang akan melakukan mudik ke Riau.

Gubri Syamsuar menegaskan, tidak mudik adalah salah satu upaya menyelematkan keluarga dan masyarakat dari Covid-19.

"Masyarakat Riau kami imbau agar tidak mudik. Ini adalah bagian kita untuk menyelamatkan keluarga kita semua, oleh karena itu masyarakat harus bisa mematuhi ini," ujarnya

Jika mereka tetap masuk ke Riau pada lebaran nanti, maka siap-siap untuk ditangkap dan dikarantina di tempat yang sudah disiapkan.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan tempat bagi warga luar Riau yang masuk ke Riau mulai tanggal 6 sampai 17 Mei.

Mereka akan digiring untuk masuk dan dikarantina di gedung bekas asrama Sekolah Polisi Negara (SPN) yang berada di Rumbai.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran di Kepualauan Meranti, Seluruh Kapal Penumpang Diperintah Berhenti Beroperasi

Baca juga: Gedung Bekas SPN di Pekanbaru Jadi Tempat Karantina Pemudik ke Riau, Gubri: Kabarnya Banyak Hantunya

Penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) saat menunggu keberangkatan dengan menggunakan bus di Terminal Banda Raya Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (13/4/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 
Penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) saat menunggu keberangkatan dengan menggunakan bus di Terminal Banda Raya Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (13/4/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

"Kami sudah siapkan gedung bekas SPN di Rumbai, bagi mereka yang masuk ke Riau tanggal 6 sampai 17 Mei itu akan dikarantina disana (gedung eks SPN Rumbai)," kata Gubri Syamsuar, Rabu (21/4/2021).

Langkah ini diambil, karena pihaknya tidak ingin main-main lagi mengatasi Covid-19 di Riau. Sebab sejak beberapa hari ini penambahan kasus Covid-19 di Riau terus melonjak. Bahkan Selasa (20/4/2021) tembus diangka 410 kasus dan mencatat rekor baru sepanjang Pandemi Covid-19 masuk ke Riau.

"Kita harapkan mereka tidak pulang ke Riau. Kami rapat untuk mempersiapkan tim pengamanan dan kesehatan untuk mengecek orang yang masuk ke Riau. Kalau ketahuan, mereka akan langsung di karantina," ujarnya.

Syamsuar mengatakan, apabila pendatang yang masuk ke Riau mengalami gejala sakit, maka dipaksa untuk pulang kembali.

Baca juga: BREAKING NEWS : Gubernur Riau Syamsuar Larang Warga Riau Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah

"Apabila ada yang sakit, maka kami suruh untuk pulang, tidak diterima di Riau. Tapi kalau pendatang tidak sakit atau tidak bermasalah, boleh jumpa keluarga nya di sini (Riau)," ujarnya.

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi mengatakan, tempat karantina itu bisa menampung 300 orang, dan petugas kesehatan juga akan berada di tempat tersebut.

"Saat ini tempat itu kita siapkan untuk 300 orang. Mereka yang dikarantina sebagaimana aturan Menteri Kesehatan yaitu dikarantina bisa 3 sampai 5 hari," ungkapnya. (Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved