Breaking News:

Larangan Mudik Keluar Provinsi dan Antar Kabupaten Kota, Gubri Syamsuar: Keluar Masuk Orang Diawasi

Larangan mudik resmi diberlakukan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei, Gubri Syamsuar menegaskan di Riau sudah didirikan 58 titik Posko

Tribunpekanbaru.com
Posko penyekatan mudik Lebaran di Perbatasan Riau-Jambi. Larangan mudik resmi diberlakukan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei, Gubri Syamsuar menegaskan di Riau sudah didirikan 58 titik Posko mengantisipasi hal itu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Larangan mudik resmi diberlakukan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei, Gubri Syamsuar menegaskan di Riau sudah didirikan 58 titik Posko mengantisipasi hal itu.

Posko tersebut berada di perbatasan antara Riau dengan provinsi tetangga.

Seperti Riau-Sumut, Riau-Sumbar dan Riau-Jambi.

"Termasuk pos-pos penyekatan yang ada di masing-masing kabupaten kota," kata Gubri Syamsuar, Selasa (4/5/2021).

Gubri Syamsuar menegaskan selain mudik antar provinsi, pihaknya juga melarang masyarakat untuk melakukan mudik antar kota antar kabupaten dalam provinsi atau yang biasa dikenal dengan istilah mudik lokal.

"Jadi bukan hanya keluar provinsi Riau saja yang kita larang, tapi mudik antar daerah, antar kabupaten, antar kota di dalam provinsi juga kita larang," ujarnya.

Sebanyak 58 titik pos penyekatan tersebut akan dijaga ketat oleh petugas gabungan. Baik dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan petugas medis dari dinas kesehatan.

"Semuanya sudah kita siapkan bersama dengan Forkopimda Riau dan kabupaten kota, dalam rangka untuk mengawasi keluar masuknya orang, baik keluar provinsi maupun antar kabupaten kota dalam provinsi," katanya.

Kebijakan larang mudik keluar provinsi dan mudik lokal ini terpaksa diberlakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Baik dari provinsi maupun penularan yang terjadi antar daerah di dalam provinsi Riau.

"Karena ada beberapa kabupaten kota di Riau yang zona merah, tentu mereka ini akan rentan menularkan ke keluarganya yang di kampung, meskipun selama ini tinggal di zona kuning atau hijau," sebutnya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono).

Berita lain terkait larangan mudik

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved