Pernah Ramal Soal Datangnya Virus Corona, Bill Gates Ramal Lagi Kematian Mengerikan Setelah Ini
Sang Miliarder sekaligus filantropi sosial Amerika Serikat (AS) Bill Gates ini sebelumnya pernah memprediksi bahwa pandemi mematikan akan terjadi.
Dalam TED Talk 2015 bertajuk 'Wabah berikutnya? Kami belum siap', Gates mengatakan virus menular adalah risiko yang memiliki kemungkinan lebih besar akan dihadapi umat manusia dibandingkan perang nuklir.
Dalam wawancaranya dengan Muller, Gates mengatakan akan ada lebih banyak pandemi.
Namun ke depannya, kata dia, pemerintah dapat meningkatkan kesiapan mereka untuk mencoba mengurangi jumlah korban jiwa.
*Prediksi Bar dan Restoran di AS Tutup selama 6 Bulan
Satu di antara Pendiri Microsoft, Bill Gates meyakini bahwa bisnis di Amerika Serikat (AS) akan sulit pulih pascapandemi Virus corona (Covid-19).
Meskipun vaksin Covid-19 telah disetujui dan didistribusikan pada pekan ini.
Kendati demikian ia mengakui pada musim panas 2021, ekonomi AS bisa mendekati kondisi normal dibandingkan 2020.
Dikutip dari laman Russia Today, Senin (14/12/2020), Gates yang telah menyumbangkan jutaan dolar AS untuk upaya vaksinasi melalui yayasannya itu meyakini bahwa ekonomi AS kemungkinan akan pulih pada 2022 mendatang.
"Pertemuan publik yang besar harus terus dilarang dan sebagian besar bar dan restoran di seluruh negeri sayangnya harus ditutup untuk menekan tingkat infeksi," kata Gates.
Pulihnya ekonomi AS pada kondisi normal, mungkin terjadi setelah 12 hingga 18 bulan jika dikelola secara baik.
Gates juga menyatakan keprihatinannya tentang sikap Presiden AS Donald Trump yang enggan mengakui hasil Pemilu AS 2020, yang menurutnya justru 'mempersulit' proses distribusi vaksin.
"Transisi itu mempersulit banyak hal, tapi pemerintahan yang baru bersedia untuk menyerahkan kepada para ahli dan tidak menyerang para ahli itu," sindir Gates kepada Trump.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bill Gates Prediksi Bar dan Restoran di AS Tutup selama 6 Bulan, Tak Bisa Pulih Hingga 2022