Breaking News:

Pelalawan

Tagih Utang ke Teman Sendiri, Berharap Dibayar Eh Warga Pelalawan Ini Malah Dianiaya, Lapor Polisi

Warga Pelalawan Riau, DS (45) terpaksa melaporkan temannya BY ke polisi. Kejadian berawal saat DS bermaksud menagih hutang namun BY malah memukulinya.

IST
Foto: DS warga Desa Terantang Manuk Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan mengalami luka setelah dianiaya temannya karena menagih utang, Rabu (26/05/2021) lalu. (Ist) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Kejadian yang menimpa DS (45) warga Kabupaten Pelalawan Riau, Rabu (26/05/2021), ini bisa menjadi pelajaran agar tidak mengandalkan emosi dalam menyelesaikan masalah, terlebih mengenai utang piutang.

DS terpaksa melaporkan seorang temannya berinisial BY ke Mapolres Pelalawan atas perlakuan yang dialaminya.

Pasalnya, BY memukuli DS karena utangnya sebesar Rp 700 ribu ditagih oleh yang bersangkutan.

Akibat pemukulan itu DS mengalami luka dan tidak terima, akhirnya mengadukannya ke polisi.

Baca juga: Remaja Milenial Percaya Tolak Bala? Viral Video Ritual Sambil Angkat Motor Sebelum Balapan

Baca juga: Bawa Jenazah, Ambulans Terlibat Adu Banteng dengan Sebuah Truk, 2 Penumpang Tewas, Satu Kritis

Baca juga: Dermaga Ambruk Saat Selfie, 5 Wisatawan yang Tewas di Danau Kandis Sawahlunto Berhasil Dievakuasi

Foto: DS warga Desa Terantang Manuk Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan mengalami luka setelah dianiaya temannya karena menagih utang, Rabu (26/05/2021) lalu. (Ist)
Foto: DS warga Desa Terantang Manuk Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan mengalami luka setelah dianiaya temannya karena menagih utang, Rabu (26/05/2021) lalu. (Ist) (IST)

"Laporan sudah kita terima dari terlapor berinisial DS. Ia melaporkan seorang warga yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dirinya," kata Kasubbag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edy Harianto, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (27/05/2021).

Berdasarkan laporan DS, penganiayaan yang dialaminya berawal ketika warga Desa Terantang Manuk Kecamatan Pangkalan Kuras Pelalawan ini menghubungi BY sekitar pukul 01.30 wib melalui telepon genggamnya.

Pelapor menanyakan uang sebesar Rp 700 ribu yang dipinjam terlapor sebelumnya. Kemudian mereka bertemu di SPBU Desa Dundangan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kecamatan Pangkalan Kuras sekitar jam 02.00 wib.

Korban selanjutnya meminta pelaku untuk membayar utangnya tersebut.

Baca juga: Jatuh ke Lubang Sedalam 35 Meter, Terjebak 3 Hari Tanpa Makan Minum, Pria Ini Dengar Suara Azan

Baca juga: Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Ingin Menikahi Korban Rudapaksa, Kuasa Hukum: Ada Udang Dibalik Batu

Entah apa penyebabnya, terlapor tersulut emosi dan marah-marah kepada korban.

Alhasil terjadi pertengkaran mulut antara kedua lelaki itu hingga pelaku memukul korban sebanyak dua kali pada bagian wajah dan telinga sebelah kiri.

"Bahkan terlapor mengancam ingin mematahkan tangan korban menggunakan senjata tajam jenis celurit," tambah Iptu Edy.

Saat ini polisi sedang mendalami laporan korban dan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Selanjutnya polisi mencari keberadaan terlapor yang dituduhkan memukul dan mengancam korban. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

--

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved