Megawati Sindir Ganjar? Bima: Ganjar itu Digadang-gadang untuk Menjadi Kader Terbaik
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu juga membantah ada perselisihan antara PDIP dengan Ganjar.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri terkait petugas partai dipastikan bukan ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Politikus PDIP Aria Bima memastikan sentilan Megawati itu ditujukan kepada seluruh petugas partai.
Menurutnya, sikap Megawati sebagai ketegasan seorang pimpinan partai.
Dia menilai ketegasan itu akan melahirkan figur dari partai mumpuni.
"Secara ideologis Ibu Mega harus semakin tegas dan keras jangan segan-segan mecat orang PDI Perjuangan yang hanya mencari kekuasaan, mencari keuntungan perutnya, dan tidak menjaga Pancasila dan NKRI," ucapnya.
Baca juga: Arab Saudi Tak Berikan Indonesia Kuota Haji 2021? Inilah 11 Negara yang Dibolehkan Masuk Arab
Baca juga: Vicky Prasetyo Tak Jera Masih Mau Cari Wanita Lain Jika Kalina Oktarani Bikin Jenuh
Baca juga: Beringas Saat Serang Markas TNI, Nyali Dadang Buaya Ciut saat Ditangkap, Wajah Bonyok Tertunduk Malu
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu juga membantah ada perselisihan antara PDIP dengan Ganjar.
Isu tersebut berkembang lantaran Ganjar tidak diundang DPD PDIP Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
"Memang tidak ada perselisihan, ya soal dinamika, PDI Perjuangan dinamis kok," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader PDIP bahwa mereka semua adalah petugas partai.
Oleh karena itu, menjadi kewajiban kader menjalankan tugas kepartaian apabila tidak ingin diberhentikan.
Hal itu disampaikannya saat meresmikan 25 prasasti kantor partai PDIP secara virtual, Minggu (30/5/2021).
Baca juga: Liga Italia: Usai di Inter Milan, Kemana Antonio Conte Berlabuh?
Baca juga: Ngaku Dipaksa Ceraikan Nadya, Kelakuan Rizki DA Saat Istri Melahirkan Dibongkar Mertua, Gak Nyangka
"Kalian-kalian ini adalah petugas partai. Jangan lupa, kalian adalah petugas partai, tidak lagi bisa sebagai pribadi-pribadi. Karena ini namanya sebuah organisasi, organisasi partai politik," kata Megawati.
Megawati melanjutkan, bahwa menjadi petugas partai berarti harus taat dengan tugas yang telah diemban masing-masing kader.
Termasuk adalah jika sewaktu-waktu partai menugaskan terjun ke bawah.
Atas dasar itu, Megawati berpesan agar kader tidak hanya dapat menjual nama PDIP, namun tidak lalai terhadap tugas yang menjadi kewajibannya.
"Jangan hanya jual nama partai. Hanya bisa berpakaian seragam partai, kalau disuruh kerja gak mau," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gubernur-ganjar-kiri-saat-bersama-dengan-ketua-umum-pdip-megawati.jpg)