Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Driver Ojol Ikut Terdampak BTS Meal : Pesanan Tak Bisa Di-cancel, Kami Rugi Waktu

Salah satu pengemudi ojol mengatakan, pesanan itu tidak bisa dibatalkan konsumen maupun driver. Para ojol mengaku rugi waktu gara-gara BTS Meal.

Editor: CandraDani
KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA
Ratusan driver ojek online menumpuk di gerai McDonald cabang Kedaton, Rabu (9/6/2021) untuk mengambil pesanan promo BTS Meal 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penumpukan pengemudi ojek online (driver ojol) yang mengambil pesanan promo BTS Meal di gerai Kedaton, Bandar Lampung membuat lurah setempat menegur manajemen gerai.

Lurah Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Mardani mengatakan, pihaknya telah menegur manajemen gerai karena membuat penumpukan massa itu.

"Sudah kita tegur tadi. Kita koordinasi juga sama satgas Covid-19 kota karena penumpukan driver ini," kata Mardani di lokasi, Rabu (9/6/2021).

Ratusan driver ojol ini menumpuk di area gerai lantaran pesanan promo BTS Meal belum selesai ketika mereka datang ke gerai itu.

Mardani menambahkan, pihaknya tidak mendapatkan pemberitahuan maupun koordinasi dari gerai jika ada promo tersebut.

Ratusan driver ojek online menumpuk di gerai McDonald cabang Kedaton, Rabu (9/6/2021) untuk mengambil pesanan promo BTS Meal.
Ratusan driver ojek online menumpuk di gerai McDonald cabang Kedaton, Rabu (9/6/2021) untuk mengambil pesanan promo BTS Meal. (KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA)

"Seharusnya bisa diprediksi jika akan ada penumpukan seperti ini," kata Mardani.

Lebih lanjut Mardani menambahkan, pihaknya sudah meminta manajemen agar membatalkan pesanan agar tidak terjadi kerumunan massa.

"Sudah kita coba minta supaya pesanan di-cancel," kata Mardani.

Pesanan BTS Meal tidak bisa dibatalkan, driver ojol rugi waktu menunggu

Heri (39) salah satu pengemudi ojol mengatakan, pesanan promo BTS Meal itu tidak bisa dibatalkan.

"Kurang paham juga, Bang. Seharusnya bisa dibatalkan," kata Heri.

Menurut Heri, penumpukan driver ini lantaran pesanan belum jadi ketika hendak diambil.

"Kita juga nggak mau ngumpul ramai-ramai begini. Tapi, gimana coba, kita sampai di sini pesanan belum jadi," kata Heri.

Heri menambahkan, pesanan itu tidak bisa dibatalkan baik itu dari konsumen maupun driver.  

"Pas dipesan, info di aplikasi driver sedang menuju lokasi mengambil pesanan. Jadi enggak bisa di-cancel," kata Heri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved