Breaking News:

Panggilan Video di Messenger Facebook, Anggota DPRD Terkejut Lihat Wanita Setengah Telanjang

Kasusnya mencuat ke publik setelah adegan panggilan video Ahmad Faesol dengan seorang wanita tersebar luas di media sosial.

Tribun Pekanbaru/Nolpitos Hendri.
Foto: Ilustrasi VCS. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus pemerasan menimpa Seorang Anggota DPRD Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Jember, Jawa Timur.

Ahmad Faesol diperas oleh seorang wanita yang tidak dikenal.

Dalam menjalankan akasinya, pelaku menjebaknya dengan video call sex atau seks melalui panggilan video.

Kasus itu lantas beredar luar di publik.

Bahkan terdapat rekaman adegan panggilan video  Ahmad Faesol dengan wanita itu.

Video itu pertama kali diunggah di Facebook oleh akun Cindy Aprilia.

Video yang berdurasi 28 detik, memperlihatkan seorang wanita setengah telanjang melakukan percakapan video dengan korban, yang saat itu sedang baring di kamar tidur.

Baca juga: JELANG Portugal vs Jerman: Cristiano Ronaldo, Orang Pertama Punya Pengikut 300 Juta di Instagram

Baca juga: TOLAK Tunjangan Rp 28 Miliar Setahun, Putri Catharina-Amalia Tulis Surat Menyentuh

Ahmad Faesol telah melaporkan kejadian itu ke Ketua DPC PPP Jember, Madini Faruq.

Kepadanya,  Ahmad Faesol mengaku menerima dan melakukan panggilan video itu melalui aplikasi video messenger facebook.

Dari penjelasan  Ahmad Faesol, Madini Faruq memastikan bahwa kadernya di PPP itu menjadi korban pemerasan dan korban tidak mengenal pelaku wanita.

Karena setelah memutus sambungan video tersebut, korban menerima pesan agar ditransfer uang sebesar 2 juta rupiah, agar video itu tidak disebarluaskan.

Baca juga: Padahal Pak Heru Belum Lama Jalan Keliling Kampung, Tiba-tiba Saja Ia di Dalam Sumur, Dia Pun Tewas

Baca juga: JELANG Portugal vs Jerman: Cristiano Ronaldo, Orang Pertama Punya Pengikut 300 Juta di Instagram

Baca juga: TERUNGKAP Alasan Juventus Menahan Diri pada Bursa Transfer: Bergantung kepada Nasib Ronaldo

“Korban juga merasa kaget dengan perbuatan pelaku, yang tiba-tiba setengah telanjang. Korban akhirnya memutus sambungan panggilan video itu di detik ke 28,” ujar Madini Faruq seperti dikutip dari Kompas.TV, Sabtu (19/6/2021).

Namun korban yang merasa panik akhirnya mentransfer uang sebesar 1 juta rupiah.

Usai ditransfer, pelaku kembali meminta uang melalui pesan yang dikirim ke messenger facebook korban.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved