Tanaman Hias
Cara Mengetahui Tanaman Hias yang Akan Mati, Cermati Tanda-tandanya, Begini Cara Mengatasinya
bagaimana sebenarnya cara mengetahui dan tanda tanaman hias akan mati? Adakah tanda-tanda yang harus dicermati?
TRIBUNPEKANBARU.COM - Bagi pecinta tanaman hias perlu mengetahui tanda-tanda tanaman hias yang akan mati.
Hal ini penting agar bisa melakukan tindakan untuk menyelamatkannya.
Namun, bagaimana sebenarnya cara mengetahui dan tanda tanaman hias akan mati? Adakah tanda-tanda yang harus dicermati?
Baca juga: Cara Merawat Tanaman Hias, Begini Menanam Anakan Aglonema agar Cepat Besar
Dilansir dari Well and Good, Rabu (23/6/2021), pakar tanaman dan direktur pemasaran The Sill Erin Marino menjelaskan tanda-tanda tanaman hias akan mati dan cara menyelamatkannya.
Bagaimana cara mengetahui tanaman hias akan mati?
Biasanya, kurang penyiraman (underwatering) atau kelebihan penyiraman (overwatering) akan menjadi dua penyebab munculnya penyakit tanaman.
Tanaman yang kekurangan air dapat dilihat dari daun tanaman berwarna cokelat, kering dan garing, bahkan hampir membusuk.
“Sebagian besar, daun keriput cokelat di tanaman Anda tidak akan bangkit kembali. Yang terbaik adalah memotong dulu semua daun cokelat yang mati dan/atau sekarat, dan kemudian perhatikan daun yang masih hijau," papar Marino.
Setelah Anda memangkas daun yang cokelat, periksa daun dan batang yang layu.
Jika mereka tampak kokoh, kita dapat memberikan harapan bahwa mereka dapat bangkit kembali dengan penyiraman yang menyeluruh dan konsisten.
Baca juga: Cara Merawat Tanaman Hias hingga Cara Memperbanyak Tanaman Janda Bolong
Akan tetapi jika lembek, mungkin sebaiknya Anda memangkasnya juga.
“Memotong semua dedaunan yang mati, dan menindaklanjuti dengan penyiraman yang sangat dibutuhkan akan mendorong pertumbuhan baru,” kata Marino
Setelah Anda memotong daun yang cokelat dan kering atau layu, letakkan tanaman di tempat yang akan menerima lebih banyak cahaya terang dan tidak langsung, yang akan membantu mengeringkan campuran pot basah lebih cepat.
Cara lainnya adalah dengan memeriksa akar tanaman. Pada akhirnya Anda harus mengganti pot dan media tanam tanaman juga alias repotting.
“Saat di-repotting, periksa sistem akar tanaman. Jika sistem akar basah dan lembek, tanaman Anda mungkin mengalami busuk akar dan akan sulit untuk membantunya bangkit kembali," papar Marino.
Akhirnya, jika Anda melakukan semua pekerjaan dan tidak ada yang bertahan, jangan terlalu keras pada diri sendiri. Anda selalu bisa memperoleh tanaman yang baru.
Anggap saja ini adalah kesempatan untuk memperbaiki keterampilan dan konsistensi dalam merawat tanaman hias.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/merawat_tanaman_hias.jpg)