Breaking News:

2 Pekerja Tewas Laka Kerja, Disnaker Sebut Wilmar Dumai Pelintung Langgar Permenaker, Ini Sebabnya

Dua pekerja sub kontraktor tewas saat laka kerja, Disnaker sebut Wilmar Dumai Pelintung langgar permenaker

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
net
Ilustrasi.2 Pekerja Tewas Laka Kerja, Disnaker Sebut Wilmar Dumai Pelintung Langgar Permenaker. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Dua pekerja sub kontraktor tewas saat laka kerja, Disnaker sebut Wilmar Dumai Pelintung langgar permenaker.

Sebelumnya, Disnaker Dumai menilai PT Wilmar Dumai Pelintung telah melanggar Permenaker Nomor 19 Tahun 2012 tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain.

PT Wilmar Dumai Pelintung tidak melaporkan perusahaan sub kontraktornya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai, sehingga dinilai melanggar Permenaker nomor 19 tahun 2012.

Manajemen Wilmal Dumai Pelintung baru melaporkan setelah ada insiden kecelakaan kerja yang menimpa dua pekerja dari CV Dwina Utama yang merupakan sub kontraktor Wilmar Group Dumai.

Hal tersebut terungkap saat Kepala Disnakertrans Kota Dumai Satrio Wibowo memanggil perwakilan PT Wilmar Dumai Pelintung, namun yang datang hanya sub kontraktor.

Bowo panggilan akrabnya menyayangkan sikap manajemen PT Wilmar Dumai Pelintung yang tidak melaporkan sub kontraktor ke Disnaker Dumai.

"Sangat kita sayangkan, PT Wilmar baru nelaporkan sub kontraktornya setelah ada insiden kecelakaan kerja yang merenggut dua nyawa pekerja dari CV Dwina Utama,"katanya, Senin (19/7/2021).

"Seharusnya sebelum pelaksanaan pekerjaan, Pemberi kerja harus melapor ke Disnaker," sambungnya.

Menurutnya, setelah ada insiden kecelakaan kerja baru melapor, tentunya hal itu melanggar Permenaker Nomor 19 tahun 2012.

Tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved