Denmark Masih Surga Sperma Bagi Para Janda Di Inggris, Mereka Berburu Bayi Viking Bermata Biru
Bank Sperma di Denmark pada tahun 2004 telah menghasilkan lebih dari 25.000 anak di seluruh dunia.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Denmark masih menjadi surga sperma bagi para wanita Inggris yang ingin memiliki anak dengan program inseminasi buatan.
Mayoritas dari wanita Inggris yang menjalani inseminasi buatan adalah lesbian sebanyak 45 persen dan ibu tunggal atau janda sebanyak 35 persen dan 20 persen heteroseksual.
Bank Sperma di Denmark pada tahun 2004 telah menghasilkan lebih dari 25.000 anak di seluruh dunia.
Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang ingin memiliki bayi tanpa suami atau ayah bayi.
Para wanita Inggris terpaksa melakukan inseminasi buatan di Denmark lantaran stok sperma di Inggris semakin terbatas.
Wajar saja, 3,5 wanita di Inggris mengalami kesulitan untuk hamil.
Selain itu, wanita Inggris yang ingin melakukan inseminasi buatan di negeri Ratu Elizabeth juga harus melewati persyaratan yang sulit.
Tak heran jika mereka harus pergi ke Denmark untuk mendapatkan inseminasi buatan.
Holly Ryan misalnya. Wanita asal Inggris itu memiliki anak dari inseminasi buatan pada usia 41 tahun.
Ia membesarkan Johan (3) dari hasil inseminasi buatan dan merawat janin dalam kandunganya yang juga hasil inseminai buatan.
Hingga saat ini, Holly tak tau siapa ayah dari Johan dan janin berusia 21 minggu yang ia kandung.
Dilansir dari Mirror, lebih dari 6.000 anak-anak di Inggris yang merupakan hasil inseminasi dari Inggris.
''Bayi Viking ini sangat populer karena gen mereka yang terkenal tampan dan keren," kata Holly.
Kata Holly, Johan bermata biru, dengan rambut pirang tebal dan senyum nakal, tentu saja mengikuti ayahnya, siapa pun dia.
Holly melakukan perjalanan dari Inggris ke Denmark sebanyak 12 kali untuk perawatan inseminasi intra-uterin (IUI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/holly-yang-hamil-dari-inseminasi-buatan-dan-anaknya-yang-juga-dari-inseminasi-buatan.jpg)