Breaking News:

Bara Api 4 Meter di Dalam Gambut, Karhutla di Pelalawan Padam, Ini Kesulitan Tim Saat Pemadaman

Kedalaman gambut hingga 4 meter membuat tim gabungan harus tuntas melakukan pendinginan Karhutla di Pelalawan Riau

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Karhutla di Pelalawan, Riau akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan darat, Jumat (30/7/2021). Tim lakukan pendinginan hingga tuntas karena lahan gambut yang terbakar cukup dalam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK MERANTI - Kedalaman gambut hingga 4 meter membuat tim gabungan harus tuntas melakukan pendinginan Karhutla di Pelalawan, Riau.

Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Akhirnya Karhutla berhasil dipadamkan oleh tim gabungan darat, Jumat (30/7/2021).

Api muncul sejak Selasa (27/07/2021) lalu yang ditangani oleh tim rayon kecamatan.

Kemudian personil dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satpol PP dan Damkar Pelalawan dikirimkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Selama hampir tiga hari operasi pemadaman darat, api yang membakar lahan kosong dan kebun warga dapat dikuasi petugas.

"Kondisi terkini Karhutla di Pulau Muda sedang proses pendinginan. Api besar sudah padam. Anggota masih di lokasi untuk pendinginan," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Pelalawan, Abu Bakar FE, Jumat (30/7/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com Abu Bakar menyebutkan, ada dua titik Karhutla yang ditangani tim gabungan dari berbagai instansi di Desa Pulau Muda yakni di Parit Beringin dan Parit Murni.

Tim berbagi tugas dalam memadamkan api menggunakan peralatan yang dimiliki.

Proses pendinginan membutuhkan air yang banyak untuk memastikan api tidak hidup lagi.

"Karena areal yang terbakar lahan gambut. Jadi harus dipastikan betul apinya mati, agar tidak hidup lagi," urainya.

Dikatakan Abu Bakar, titik api lainnya berada di Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti yang ditangani oleh tim lain.

Proses pemadaman dan pendinginan juga sedang berlangsung di lokasi Karhutla.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Pelalawan, Ahmadi menyebutkan, proses pendinginan membutuhkan waktu yang cukup lama karena lahan gambut yang terbakar cukup dalam.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved