Sugar Baby Bakal Tak Bisa Cari Om Om Di Aplikasi Kencan, Begitu Sugar Daddy, Ini Sebabnya
Serangkaian perubahan yang diusulkan diterbitkan pada 28 Juli dan akan mulai berlaku pada 1 September
TRIBUNPEKANBARU.COM - Sugar Baby bakal tak bisa mencari Om-om di aplikasi kencan Sugar Daddy, begitu juga sebaliknya.
Sebab, Google akan melarang aplikasi kencan sugar daddy dari Play Store-nya.
Di situs seperti Seeking Arrangement dan WhatsYourPrice, sugar daddy membeli hadiah untuk wanita yang lebih muda (Sugar Baby) dan membagikan uang tunai sebagai imbalan untuk hubungan ranjang.
Beberapa gadis-gadis muda itu telah menghasilkan ratusan juta rupiah, tetapi para istri dari pria tersebut menderita dari segala sisi.
"Layanan tidak akan lagi tersedia di toko aplikasi Google dalam beberapa minggu," Android Police melaporkan.
Serangkaian perubahan yang diusulkan diterbitkan pada 28 Juli dan akan mulai berlaku pada 1 September
“Kami memperbarui Kebijakan Konten yang Tidak Pantas untuk menerapkan pembatasan baru pada konten seksual, khususnya melarang hubungan seksual yang dikompensasi [yaitu, kencan gula].” tulisnya.
Dilansir dari Daily Star, pihak Google menyatakan akan memberikan pengalamann yang aman bagi penggunanya.
“Sebagai platform, kami selalu bersemangat untuk mendukung mitra pengembang kami, tetapi kami juga bekerja keras untuk memberikan pengalaman yang aman bagi pengguna.
“Kami telah memperbarui kebijakan konten yang tidak pantas untuk melarang aplikasi yang memfasilitasi tindakan seksual dengan imbalan kompensasi setelah umpan balik yang kami terima dari LSM, Pemerintah, dan kelompok advokasi pengguna lainnya yang peduli dengan keselamatan pengguna," tulis Google.
Google mengatakan ingin menjaga Play Store sebagai "platform yang aman dan terhormat".
Apple memiliki tempat kebijakan serupa untuk tokonya sendiri, yang melarang aplikasi yang "mungkin menyertakan pornografi atau digunakan untuk memfasilitasi prostitusi".
Pada bulan Januari, seorang Sugar Baby membuka tentang hubungannya dengan seorang pria yang jauh lebih tua darinya.
Setelah melajang selama lebih dari setahun, Sohmi Walker, 26, muak dengan pria seusianya.
Menjelang akhir tahun 2020, Somhi bergabung dengan Seeking Arrangement, sebuah situs yang menghubungkan wanita dengan pelamar yang berhak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/logo-google-di-kantornya-di-indonesia_20150811_140725.jpg)