Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

VIRAL Efektivitas Vaksin Covid-19 Menurun 84 % Setelah Enam Bulan, CEO PFizer Angkat Bicara

vaksin Pfizer turun menjadi sekitar 84 % setelah seseorang divaksinasi dosis kedua sekitar empat hingga enam bulan.

JACK GUEZ / AFP
Pekerja medis Israel menyiapkan dosis vaksin Pfizer/BioNTech Covid-19 pada 5 Juli 2021, di Tel Aviv. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Beredar informasi efektivitas Vaksin Covid-19 akan menurun seiringnya waktu.

Kabar itu menyebutkan,setelah enam bulan efektivitas vaksin Covid-19 menurun 84 persen.

Hal itu disampaikan CEO Pfizer/BioNTech, Albert Bourla.

Dia mengatakan, vaksin Pfizer turun menjadi sekitar 84 % setelah seseorang divaksinasi dosis kedua sekitar empat hingga enam bulan.

Mengutip CNBC, komentar yang dibuat pada Rabu (28/7/2021) itu di dasarkan pada sebuah temuan studi baru. 

Akan tetapi, penelitian tersebut belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Penelitian terbaru berlangsung ketika pembuat obat itu berselisih dengan pejabat kesehatan AS mengenai perlunya dosis vaksin Covid-19 ketiga atau suntikan booster demi melindungi kekebalan terhadap Covid-19.

Baca juga: Siap-siap, Kartu Prakerja Gelombang 18 Akan Dibuka, Cek Dulu Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja

Baca juga: Tinjau Harimau Sumatera yang Positif Covid-19, Anies Baswedan: Tak Ada Pilihan, Mereka Harus Isolasi

Studi ini menemukan efektivitas vaksin paling kuat adalah 96,2 persen, dengan jeda antara satu minggu dan dua bulan setelah menerima dosis kedua.

Angka ini menurun rata-rata 6 persen setiap dua bulan, menurut penelitian.

Kemanjuran setelah "empat sampai enam bulan adalah sekitar 84%," kata Bourla.

"Kami juga melihat data dari Israel bahwa ada penurunan kekebalan dan itu mulai memengaruhi apa yang dulunya 100% terhadap rawat inap," imbuhnya.

"Sekarang, setelah periode enam bulan, menjadi rendah 90-an dan menengah-ke-tinggi 80-an," kata Bourla.

Baca juga: Pemilik Kontrakan Kaget Melihat Wanita Muda di Dalam Kamar Kontrakan

Baca juga: ASTAGA Kek, Udah Tua Masih Nafsu: Perkosa Nenek 70 Tahun yang Duduk di Kursi Roda

"Kabar baiknya adalah kami sangat, sangat yakin bahwa dosis ketiga, booster, akan mengambil respons imun ke tingkat yang cukup untuk melindungi dari varian delta,” tambah eksekutif itu, merujuk pada virus yang sangat menular.

Tidak jarang vaksin menurun efektivitasnya dari waktu ke waktu, Bourla menekankan dan menambahkan ada preseden untuk vaksin tiga dosis untuk penyakit lain.

Pfizer berencana untuk secara resmi menyerahkan data kepada regulator AS tentang manfaat dosis vaksin Covid ketiga pada pertengahan Agustus, kata Bourla.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved