Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Sosok Eng Hian di Balik Kesuksesan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Sabet Medali Emas

Pasangan Ganda Putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Editor: Ilham Yafiz
Alexander NEMENOV / AFP
Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia berpose dengan medali emas ganda putri pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pasangan Ganda Putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mengalahkan ganda putri China dua set langsung.

Kesuksesan tim ganda putri badminton Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu memperoleh medali emas pada Badminton Olimpiade Tokyo 2020 tidak terlepas dari peran Eng Hian.

Eng Hian adalah pelatih Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.

Eng Hian ternyata memiliki prestasi moncer sebelumnya. Berikut biodata Eng Hian selengkapnya.

Eng Hian Pelatih ganda Putri Indonesia saat merayakan kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu meraih medali emas olimpiade Tokyo 2020
Eng Hian Pelatih ganda Putri Indonesia saat merayakan kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu meraih medali emas olimpiade Tokyo 2020 (PEDRO PARDO / AFP)

Dikutip dari Wikipedia.org, Eng Hian berusia 44 tahun, ia lahir 17 Mei 1977.

Eng Hian adalah seorang pemain bulu tangkis dari Indonesia asal Solo. Ia ikut serta dalam cabang bulu tangkis pada Olimpiade 2004 dalam nomor ganda putra berpasangan dengan Flandy Limpele.

Pada saat itu, Eng Hian dan Flandy Limpele harus terhenti pada babak semifinal setelah ditakhlukkan tim asal Korea Selatan, Kim Dong-moon dan Ha Tae-kwon dengan skor 15-8, 15-2.

Namun Eng Hian dan Flandy Limpele saat itu berhasil memenangkan pertandingan perebutan medali perunggu, mengalahkan pasangan Jens Eriksen/Martin Lundgaard Hansen dari Denmark dengan hasil 15-13, 15-7.

Tahun 2001 dan 2003, dia dan Flandy Limpele sempat pindah untuk bermain di Inggris.

Eng Hian mengundurkan diri dari Pemusatan Latihan Nasional di Cipayung, Jakarta Timur pada 1 Februari 2006.

Sejak Maret 2014, Eng Hian diberikan tugas oleh PBSI sebagai pelatih ganda putri pelatnas Cipayung.

Prestasi terkini Eng Hian terlihat ketika membawa pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari meraih medali emas Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

Eng Hian sebelumnya juga sukses membawa Greysia Polii dan Apriyani Rahayu meraih gelar juara di turnamen Yonex Thailand Open 2020 pada 12 - 17 Januari 2021.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved