Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

China Makin Tersudut, Amerika Kembali Perlihatkan Bukti Corona Lepas dari Laboratorium Wuhan

bukti kebocoran lab, modifikasi genetik dan kasus virus sengaja muncul dari Laboratorium Wuhan pada Agustus atau September 2019.

Editor: Muhammad Ridho
(STR via AFP) via kompas.com
Foto tertanggal 15 Agustus 2020 menunjukkan orang-orang menonton pertunjukan musik sambil bermain air di Wuhan, Provinsi Hubei, China. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Amerika Serikat dikabarkan kembali menuding China telah menyimpan Virus Corona. 

Tudingan tersebut dikabarkan dilakukan oleh Komite Urusan Luar Negeri DPR AS dari Partai Republik. 

Partai Republik dukungan Donald Trump ini menunjuk ke bukti kebocoran lab, modifikasi genetik dan kasus virus sengaja muncul dari Laboratorium Wuhan pada Agustus atau September 2019.

Laporan tersebut menyimpulkan banyak bukti menunjukkan SARS-CoV-2 secara tidak sengaja dilepaskan dari Laboratorium Institut Virologi Wuhan, seperti dilansir AP, Selasa (3/8/2021).

Beberapa waktu sebelum 12 September 2019.

Kemudian, virus, atau urutan virus yang dimanipulasi secara genetik, kemungkinan besar disimpan di sebuah gua di Provinsi Yunnan, dari 2012 sampai 2015.

Tetapi, para peneliti laboratorium Wuhan, pejabat China semuanya secara langsung terlibat dalam upaya mengaburkan informasi terkait asal usul virus.

Juga untuk menekan debat publik tentang kemungkinan kebocoran Laboratorium Wuhan.

Senator Partai Republik, Michael McCaul dari Texas memimpin Gugus Tugas China dan merilis laporan pada September 2020.

Dia menuduh China menutup-nutupi dan merinci kekhawatiran serius tentang Laboratorium Wuhan.

Tambahan baru anggota peringkat Urusan Luar Negeri DPR untuk laporan itu menyoroti laboratorium Wuhan.

Komplek Institut Virologi Wuhan di Cina tengah yang dituduh oleh pejabat tinggi AS sebagai sumber virus Corona, tetapi tidak ada bukti yang dirilis untuk mendukung klaim tersebut.
Komplek Institut Virologi Wuhan di Cina tengah yang dituduh oleh pejabat tinggi AS sebagai sumber virus Corona, tetapi tidak ada bukti yang dirilis untuk mendukung klaim tersebut. (AFP / File / Hector RETAMAL)

Laporan baru menguraikan bukti yang menunjuk ke Institut Virologi Wuhan (WIV) sebagai sumber wabah.

Juga menguraikan beberapa langkah yang dilakukan peneliti di WIV bersama dengan Peter Daszak dari EcoHealth Alliance untuk menutupi penelitian yang dilakukan di sana.

Juga merinci makalah ilmiah yang ditulis oleh para peneliti di WIV tidak hanya membuktikan WIV melakukan penelitian modifikasi genetik berbahaya pada virus corona pada tingkat keamanan hayati yang tidak aman.

Tetapi juga peneliti WIV memiliki kemampuan untuk memodifikasi virus Corona secara genetik pada 2016 tanpa meninggalkan jejak modifikasi itu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved